Optimalisasi Instrumen Simpanan dalam Perencanaan keuangan

0
45
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – TIDAK banyak orang tahu cara mengelola keuangan dalam perencaaan keuangan pada suatu simpanan. Sehingga tanpa disadari nilai uang terkadang jatuh, dikarenakan pertumbuhan pada bunga di bawah dari pertumbuhan inflasi yang begitu pesat setiap tahunnya.

Jika hal ini tidak kita cermati, maka setiap tahunnya nilai uang yang semula bisa membeli suatu produk, ternyata seiring waktu berjalan nilai tersebut tidak mampu lagi untuk membeli produk tersebut.

Jika kita menginginkan optimalisasi pada nilai simpanan, maka kita perlu lihat pada pertumbuhan nilai pengembalian, mudah di cairkan dan tentunya adalah jaminan keamanan dari suatu simpanan tersebut.

Banyak pilihan pada instrumen simpanan saat ini. Jadi kita perlu memahaminya, sesuai dengan kebutuhan kita dalam mengoptimalkan nilai suatu simpanan. Berikut jenis-jenis suatu simpanan yang wajib kita ketahui.

1.Tabungan (saving)

Tabungan adalah selisih antara pendapatan saat ini dan konsumsi hari ini. Tabungan adalah “produk perbankan yang biasanya digunakan untuk menyim- pandana nasabah” (Akbar, 2007). Tabungan memiliki keunggulan antara lain: (a.) Likuiditas yang tinggi, dapat diambil kapan saja, contoh : counter bank dan ATM. (b.) Kemudahan bertransaksi : pengiriman uang pembayaran (telepon, kartu kredit, dan lain-lain), penukaran uang, dan laiin-lain. (c.) Dijamin pemerintah.

Tabungan memiliki kekurangan, antara lain:

(a.) Suku bunga yang diberikan sangat rendah, dibawah tingkat inflasi.

(b.) Bunga kena pajak 20 % (untuk tabungan diatas Rp. 7.500.000).

  1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka merupakansalah satu produk investasi yang memberikan keamananan pokok simpanan dan pembayaran bunga. Deposito berjangka memiliki

keunggulan, antara lain: (a.) Suku bunga yang lebih tinggi. (b.) Likuiditas  yang tinggi, dapat diambil kapan saja, meskipun ada jangka waktu tertentu. (c.) Dapat dijaminkan, untuk mendapatkan hutang dari bank yang sama. (d.) Dijamin oleh pemerintah.

Deposito berjangka memiliki kekurangan,antara lain:

(a.) Jika diambil sebelum jatuh tempo maka akan terkena

penalti.

(b.) Bunga kena pajak 20% (untuk nilai deposito diatas Rp.7.500.000).

  1. Reksadana

Reksadana berasal dari kosa kata “reksa” yang berarti juga atau pelihara dan kata “dana” yang berarti (kumpulan) uang. Sehingga, reksa dana dapat diartikankumpulan uang yang dipelihara (bersama untuk satu kepentingan).reksadana merupakan suatu investasi yang menginvestasikan kumpulan dana para penabung, karena besar jumlah dan kecilnya resiko akibat diversifikasi, bisa dicapai tingkat efisiensiyang tinggi.

Pilihan instrumen ini merupakan sebuah bentuk investasi yang menggabungkan semua uang investor kedalam satu wadah, dimana uang tersebut dikelola oleh sebuah perusahaan investasi, yaitu manajer investasi dengan cara mengalokasikannya kedalam seuatu atau berbagai macam  instrumen investasi.

Dalam mengambil suatu keputusan jangka waktu adalah kata kunci untuk menentukan instrumen mana yang akan kita pilih untuk mengoptimalkan nilai suatu simpanan, tentunya jika pertumbuhan bunga di bawah inflasi tentu bukan untuk simpanan jangka panjang tapi lebih bagus untuk dipakai sebagai simpanan transaksi saja.

Namun jika nilai pengembalian suatu simpanan diatas pertumbuhan inflasi maka instrumen ini paling cocok di pakai untuk simpanan jangka panjang dan tentunya jaminan keamanan juga jadi pertimbangan, kebanyakan orang tertipu dengan bunga besar namun tidak ada jaminan dari suatu simpanan tersebut, pemerintah sudah membuat lebaga penjamin simpanan seperti LPS tapi ada aturan yang berlaku batas jaminanan maksimum, informasi sebelum memutuskan untuk menyimpan dalam bentuk deposito perlu di tanyakan apakah lembaga keuangan tersebut sudah ikut dengan LPS atau belum.

Instrumen keuangan lainnya seperti reksadana perlu kita cermati dimana hasil yang di dapat sesuai dengan resiko juga, artinya dalam menentukan alokasi dana ke dalam fund perlu diketahui komposisi seperti, nilai pasar uang dan saham.

Saat ini banyak perusahaan asuransi yang menawarkan pilihan investasi dan asuransi dimana instrumen ini dinamakan unitlinked, untuk jangka panjang ini adalah alternative pilihan dimana kita menyisihkan tabungan kita sekaligus memiliki polis, ada 2(dua) manfaat yang kita dapat dari instrumen ini namun perlu kita ketahui adalah jaminan keamanan suatu perusahaan asuransi dan fund manager yang mengkinerjakan uang kita, jaminan keamanan bisa dilihat dari RBC ( risk based capital) dimana kekuatan keuangan perusahaan asuransi dalam likuiditas kepada nasabahnya baik claim atau pengembalian nilai premi.

Optimalisasi nilai simpanan semua tergantung pada kebutuhan kita dan informasi yang cukup sehingga kita tau manfaat dan resikonya. (*)