Ops Ramadniya 2017, Polres Tanggamus Siagakan 1 Posyan dan 3 Pospam

0
425
views
TINJAU POSPAM SEMAKA: Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili didampingi para Kasat dan para perwira, saat meninjau kesiapan Pospam Semaka di bilangan Jalinbar Pekon Sedayu.

TRANSLAMPUNG.COM, KOTAAGUNG – Hari ini (19/6) merupakan H-6 perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah. Dalam rangka menciptakan keamanan dan kenyamanan para pemudik ke kampung halaman via Jalur Lintas Barat (Jalinbar) Pringsewu – Tanggamus, Kepolisian Resor Tanggamus telah menyiagakan satu pos pelayanan (posyan) terpadu dan tiga pos pengamanan (pospam). 

Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili mengatakan dalam Ops Ramadniya 2017 ini, posyan terpadu berada di Jalinbar Kabupaten Pringsewu. Lalu tiga pospam di wilayah Kabupaten Tanggamus. Untuk titik pospam, antara lain di Jalinbar Kecamatan Talangpadang tepat di perempatan pasar, lalu di Pekon Talagening, Kecamatan Kotaagung Barat, dan di Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka.

“Jumlah posyan terpadu mungkin masih bisa ditambah. Penambahan itu bisa terjadi, dilihat dari perkembangan di lapangan. Jika memang dirasa masih kurang, akan kita tambah. Dan memang pos ini disediakan setiap setahun sekali jelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri. Agar para pemudik yang ingin beristirahat karena kelelahan, bisa mampir sejenak di pos yang telah disediakan,” kata kapolres.

Ia mengatakan, anggota yang berjaga di posyan terpadu ini bukan hanya dari anggota kepolisian. Polres Tanggamus berkoordinasi pada pihak terkait. Nantinya akan ada petugas dari Pemda Tanggamus dan Pringsewu, dalam hal ini Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan anggota TNI, Ormas bahkan anggota Pramuka juga ikut membantu di pos pemudik.

“Anggota yang kita siapkan sebanyak 116 personel. Mereka adalah gabungan dari polsek juga. Dan pos mulai beroperasi dari tanggal 19 Juni-4 Juli 2017 mendatang. Selama 24 jam anggota bertugas di posyan dan pospam tersebut dengan sistem shift. Jadi nanti anggota disebar. Pos juga merangkap sebagai rest area, dimana akan disediakan tempat sholat dan toilet,” jelas kapolres.

Posyan terpadu yang berada di daerah cukup rawan, lanjut Alfis, akan diisi dengan jumlah personel yang lebih banyak dibandingkan di pos lainnya. Dan disiapkan juga anggota khusus di luar dari posko yang akan melaksanakan patroli-patroli. Untuk Tanggamus yang paling dianggap rawan adalah wilayah barat. Bukan hanya itu, bagi para pemudik yang merasa takut untuk mudik ke kampung halaman lantaran harus melintasi jalur rawan dan butuh pengawalan dari anggota, akan dilayani oleh Polres Tanggamus.

“Semua ini kita ciptakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik. Jadi mereka bisa sampai ke kampung halaman bertemu keluarga tercinta yang selama satu tahun lamanya untuk merayakan Idul Fitri dan berlibur. Untuk masalah lalulintas kita juga sudah antisipasi melalui bagian lalulintas. Kita juga bentuk tim gabungan polres dan polsek dalam mengatasi daerah kerawanan, karena setiap polsek memiliki daerah rawan. Jadi ya semaksimal mungkin kita lakukan,” tandas Alfis diamini Wakapolres Kompol Budhi, Kabag Ops Kompol Aditya Kurniawan, Kasat Lantas AKP Sopyan, dan para perwira lainnya. (ayp)