OMAN UBL dan BNNP Lampung Gelar Pelatihan

0
144
views
TERLIBAT : OMAN UBL terus terlibat dalam upaya penanggulaangan narkoba bersama BNNP Lampung, salah satunya terlibat pelatihan anti narkoba dilingkungan pendidikan se-Lampung, di Hotel Kurnia 2, Bandar Lampung, Jumat, (23/5/2017) lalu. (Dok. Foto instagram @omanubl/BMHK UBL).

Tekan Penyalahgunaan Narkoba

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG– Para mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) yang tergabung dalam Organisasi Mahasiswa Anti Narkoba (OMAN), digandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung terlibat pelatihan anti narkoba dilingkungan pendidikan se-Lampung, di Hotel Kurnia 2, Bandar Lampung, Jumat, 23 Mei 2017 lalu.

Pembina OMAN UBL Dr. Zainab Ompu Jainah, SH, MH menyebut pelatihan yang diinisiasi Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (Bid P2M) BNNP Lampung ini, guna menyebarluaskan informasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN ). Bagi satuan tugas pelopor anti narkoba di lingkungan pendidikan masing-masing.

“Pelatihan ini upaya sistematis BNNP Lampung menekan penyalahgunaan narkoba, dikalangan kawula muda berdasarkan data penyalahgunaan narkoba. Termasuk menyoalisasikan perumusan kebijakan teknis pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan, rehabilitasi, hukum dan kerjasama antar stakeholder (termasuk perguruan tinggi) di bidang P4GN,”ucapnya.

Dengan adanya pelatihan ini yang dampaknya mampu dirasakan dikampus UBL. Diharapkan, Zainab Ompu dapat mencegah penyalahgunaan dan upaya peredaran narkoba di tengah masyarakat, khususnya dilingkup dunia pendidikan tinggi. Hal ini sesuai tagline #Omanubl#Stop Bahaya Narkoba.

“Ya, disamping pelatihan ini. Kita (OMAN UBL) saat ini sedang melakukan Pemberdayaan Satgas Anti Narkoba diinternal dan eksternal kampus. Sasarannya selain menguatkan pemahaman, pembekalan dan pengantisipasian terhadap P4GN  dilingkungan pendidikan kita (UBL). Tapi, juga mampu mengedukasi masyarakat tentang bahaya laten narkoba,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Bidang P2M BNNP Lampung Edy Marjoni mewakili Kepala BNNP Lampung, Kombespol Drs Sukamso, SH, M.Si mengungkapkan pelatihan bagi satuan tugas pelopor anti narkoba di lingkungan pendidikan tinggi diisi kegiatan pendidikan dan pelatihan berupa materi P4GN, personal skill, dinamika kelompok dan praktek penyuluhan.

“Peran aktif masyarakat, dalam hal ini sivitas akademika menjadi hal yang sangat penting dan strategis. Maksud, tujuan dan peran mereka diharapkan dapat dijadikan sebagai panduan atau pedoman dalam pelaksanaan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat, yang dimulai dilingkup perguruan tinggi,” ujar Edy.

Ditambahkan Edy, penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah mencapai 2,2 persen atau sekitar 4,2 juta jiwa dari total populasi penduduk berusia 10-60 tahun. Berdasarkan data BNN 2014, sekitar 4,5 juta penduduk Indonesia terlibat peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, jumlah tersebut bertambah menjadi 5,1 juta orang. Bahkan Lampung, tercatat peringkat 10 besar pengguna narkoba tingkat nasional. Mirisnya para korban terbanyak narkoba itu diusia produktif muda.

“Dari perkiraan pertambahan itu, maka cara tepat penggulangannya, kita adakan penyuluhan dan pelatihan pada sivitas akademika kampus dan insan pendidik (sekolah). Sehingga dapat disampaikan lagi kepublik supaya mereka mengerti dan sadar dari bahaya narkoba itu,” jelasnya.

Makanya melalui kegiatan ini, Edy mengharapkan peserta menjadi lebih paham tentang permasalahan narkoba secara komprehensif. Pada akhirnya,memiliki kesadaran untuk menanamkan komitmen menegakan upaya P4GN, dengan peran peserta sebagai agen atau kader penyebar luas pemahaman masalah narkoba di lingkungannya.

“Saya harap, kegiatan ini dapat diteruskan. Sehingga semua pihak peduli, bangkit, bergerak dan berdaya melakukan upaya P4GN dengan segala potensi dimiliki. Sehingga upaya kita bersama dapat menciptakan lingkungan bersih dan kondusif masalah narkoba. Melalui peningkatan kapasitas individu, lembaga, lingkungan dengan usaha berdaya dan berhasil guna, serta memberikan manfaat maupun rasa aman,” pungkasnya. (*)