. . .

Oknum Pegawai Kelurahan Kota Gapura, Diduga Tilep Dana Setoran PBB 2017

image_print
KOTABUMI –  Masyarakat Kelurahan Kota Gapura Kecamatan  Kotabumi Kota mengeluhkan dugaan tidak dibayarkannya Pajak Bumi Bangunan (PBB) 2017  oleh pihak Kelurahan Kota Gapura.
Terkuaknya dugaan tidak dibayarkannya PBB oleh pihak Kelurahan ini setelah warga kelurahan Gapura menanyakan bukti surat tanda terima setoran (STTS) PBB yang telah mereka setorkan melalui RT masing masing.
” Saya menanyakan bukti tanda saya sudah bayar PBB melalui pak RT, Tapi tidak dapat ditunjukan oleh pihak Kelurahan, baru setelah saya tanya terus,  STTS saya itu keluar dan baru di bayarkan tanggal 14 september kemarin,” ujar salah satu warga kota gapura (yang meminta namanya untuk tidak ditulis)
Karena merasa ada yang janggal, Kemudian saya  menanyakan hal ini kepada Dinas terkait, dan dari sana saya mendapatkan informasi jika PBB di Kelurahan kota Gapura tahun 2017 banyak tidak dibayar bahkan ada yang tahun 2016 belun dibayarkan juga, padahal kami masyarakat Kelurahan Kota Gapura selalu taat  pajak dan bayar tepat waktu. keluhnya
Terpisah, Lurah Kota Gapura Johan Bahri saat ditemui awak media dikantornya sedang tidak berada ditempat Awak media hanya diterima  Sekretaris Lurah Syahfirin dan staf Kelurahan ibu Maret.
Saat ditanya perihal tersebut Syahfirin mengatakan kemarin juga ada orang dari Dispenda datang kesini Kabid sama staf stafnya sama pak Camat juga terkait masalah PBB  yang belum dibayarkan, Waktu itu dikatakan staf Kelurahan yang menangani PBB kalau uang itu masih terpakai sama Pak Lurah. Sehingga Pak Camat memerintahkan kepada pak pajari dari uptd yang menagih di kelurahan kota untuk membuatkan surat teguran yang ditembuskan ke Inspektorat, Ini harus kita tindak lanjuti dan ini ga main main masalah ini karena ini adalah pendapatan Daerah kata Pak Camat, ucap Syahpirin, senin (17/9)
Lanjut Syahfirin sepengetahuannya kalau dari RT sudah disetor semua, Jadi sekarang ini ada RT yang belum mau nagih untuk tahun 2018,  Dengan alasan yang 2017 aja  belum dibayarkan.
Sementara ibu maret staf Kelurahan yang menangani PBB saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak,” Mas gini aja, gimana kalau nanya nanya nunggu pak lurah saja, nanti kalau saya ngomong takutnya saya salah ngomong nanti,” ucapnya
Anehnya saat ditanya apakah PBB tahun 2017 sudah distorkan, ibu maret menjawab sudah distorkan ke Dispenda, Sementara data dari Dispenda sendiri mengatakan kalau untuk Kelurahan Kota Gapura tahun 2017 banyak yang belum distorkan,” Mas, mas ngomong langsung aja ya nanti sama pak lurah, saya takut salah ngomong” ucapnya lagi.
Namun demikian dirinya tidak menampik jika PBB tahun 2017 sudah distorkan RT kekelurahan baik melalui dirinya atau sama pak lurah langsung,” Langsung aja ke pak Lurah ya mas, saya takut salah ngomong,” ucapnya lagi (eka)