. . .

Oknum Kakon Sukadamai Diduga Tembaki Warganya, Polisi Jamin Proses Hukum Berlanjut

image_print
Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, S.H.

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Polisi menegaskan kasus oknum Kepala Pekon Sukadamai, Kecamatan Gunungalip berinisial ZK (50) yang diduga menembaki salah seorang warganya, prosesnya terus berlanjut. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani Polsek Talangpadang dan dalam tahap penyelidikan.

Hal itu ditegaskan Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, S.H. saat ditemui di ruangannya, Kamis (6/12) sore. Dia menjamin, bahwa Polsek Talangpadang terus mengusut tuntas dugaan penembakan oleh oknum kakon terhadap salah seorang warganya.

”Kami pastikan, kasus ini terus ditangani. Tapi kita juga harus hormati dan hargai upaya dari Kapolsek Talangpadang dan jajarannya menangani kasus ini. Sekarang sudah sekitar tiga orang saksi yang sudah dimintai keterangan terkait peristiwa itu. Masih dalam tahap penyelidikan,” tegas Edi Qorinas, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.I.K., M.Si.

Edi Qorinas menjelaskan, korban dalam perkara ini adalah Evin Nopendra (39). Pria beralamat di RT 001 RW 001 Pekon Sukadamai itu, melaporkan Kepala Pekon Sukadamai ZK (50). Dalam Tanda Bukti Laporan (TBL) Nomor: TBL/B-1/325/XII/2018/LPG/RES.TGMS/SEK.TALANG, Senin 3 Desember 2018. Dalam TBL tersebut terlapor menjelaskan, pada Minggu (2/12) sekitar pukul 22.30 WIB terlapor bertemu dengan Matari (Kepala Dusun), Chandra, dan Aminuddin di sekitar jalan raya Pekon Sukadamai. Di situlah terlapor berbincang dengan ketiganya.

TANDA BUKTI LAPORAN: Inilah TBL dari Evin Nopendra (39) terhadap oknum Kakon Sukadamai, ZK (50). (Foto: IST)

Sejurus kemudian, tiba-tiba kakon Sukadamai muncul. Ketika terlapor duduk di motor yang diparkirkan, mendadak pelapor mengeluarkan senjata diduga berjenis airsoft gun dan menembaki korban sebanyak beberapa kali. Korban mengaku kaki kanannya tertembak satu kali dari moncong senjata berpeluru gotri (butiran besi) itu.

Tak berhenti di situ, meski korban sudah dalam kondisi terluka, oknum kakon masih berusaha melayangkan bogem mentah pada korban. Namun korban masih bisa mengelak. Kejadian itulah yang mendasari Evin Nopendra melaporkan ZK ke Polsek Talangpadang.

Menyikapi hal tersebut, Kasat Reksrim Polres Tanggamus menegaskan, Polsek Talangpadang terus menangani perkara itu. Namun Edi Qorinas meminta semua pihak untuk bersabar karena semua ada proses dan tahapannya.

”Sekarang ditangani Polsek Talangpadang dan dalam tahap penyelidikan. Setelah gelar perkara, hasilnya baru menjadi dasar untuk meningkatkan status ke penyidikan. Terlapor memang tidak ditahan, karena proses masih panjang. Tidak bisa sembarangan menahan orang, karena masa penahanan ada waktunya. Namun setelah semua tahap lengkap, baru dilakukan penahanan terhadap terlapor,” tandas mantan Kapolsek Wonosobo itu. (ayp)