Oknum Kakon Sinar Mulya Kembali Diperiksa

Tim Ahli: Kami Temukan Dugaan Penyimpangan

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Kasus dugaan korupsi dana ADD dan ADP tahun 2017 Pekon Sinar Mulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu makin terkuak dengan kembali di periksanya Odih Warsono oknum Kepala Pekon oleh Inspektorat Kabupaten Pringsewu pada Jum’at (29/6) lalu.

Setelah inspektorat menurunkan tim ahli untuk menghitung dugaan kerugian negara yang dilakukan Odih warsono dengan memeriksa enam macam kegiatan pembangunan, bahkan tim inspektorat baru memeriksa satu pembangunan jembatan sudah ditemukan banyak ketidak beresan dalam pelaksanaan pembangunan di pekon setempat.

Menurut informasi yang disampaikan oleh sumber salah satu tim ahli inspektorat mengatakan banyak kejanggalan.

“Baru awal kami periksa jembatan sudah banyak kami temukan dugaan penyimpangan yang dilakukan kepala pekon seperti pemasangan besi tidak sesuai, lebar jembatan hanya tiga meter dengan pelaporan empat meter, demikian material batu yang digunakan untuk pondasi juga sangat banyak atau tidak sesuai dengan kondisi lokasi,” ungkap salahsatu tim ahli.

Sementara di ruangannya sekretaris Inspektorat Heriyadi Indra saat di konfirmasi membenarkan jika Odih Warsono kembali diperiksa oleh inspektorat bukan hanya pemeriksaan administrasi namun juga memeriksa proyek bangunannya juga sementara untuk hasil pemeriksaan tentunya akan di ekspos jika sudah selesai pemeriksaan secara keseluruhan.

Selain itu Heriyadi Indra juga menyampaikan untuk gambaran sementara memang ada dugaan kerugian negara yang dilakukan Odih Warsono dan dipastikan pemeriksaan akan berlanjut sampai selesai secara keseluruhan.

“Saya pastikan pemeriksaan ini berlanjut sampai selesai secara keseluruhan, di karena sudah banyak titik terang kesalahan yang di lakukan oleh Odih Warsono oknum Kepala Pekon Sinar Mulya tentang ADD dan ADP tahun 2017,” katanya.

Sebelumnya Suratman mewakili Irban 1 Inspektorat Dwirman mengatakan di jadwalkan inspektorat akan menggunakan team ahli teknis guna memeriksa enam item pembangunan di pekon sinar mulya dana ADD dan ADP tahun 2017 diantaranya Pembangunan Talud Jalan menggunakan dana sebesar  Rp.34,377,200,-  juga Pembangunan  Saluran Draenase yang menggunakan dana Rp.87,361,800,-  demikian juga Pembangunan  Gorong-gorong Plat Rp.20,124,500,-  demikian juga Pembangunan Onderlagh jalan dengan menggunakan dana Rp.350,138,000,- serta Pembangunan Jembatan dengan dana Rp.99,085,000,- serta pembangunan Pagar Jembatan yang hanya menggunakan pipa paralon diisi semen menghabiskan dana sebesar Rp.8,377,500,- bahkan juga Pembangunan Lapangan Futsal yang menghabiskan dana Rp.119,715,000,- juga diduga banyak yang fiktif seperti pengecetan dan yang lainnya.

“Bahkan jika memang ada temuan lain kami juga akan memeriksa juga kegiatan lain yang menggunakan dana ADD dan ADP tahun 2017 tersebut,” tuturnya.

“Kami menggunakan tim ahli dalam memeriksa kasus Sinar Mulya ini dan ada sejumlah enam item kegiatan pembangunan yang akan kami periksa,” jelas Suratman. (rez/hkw)

News Reporter