OJK-Desindo Perkuat Capacity Building BUMDes-BUMADes

TRANSLAMPUNG.COM, JAWATENGAH–Yayasan Desapolitan Indonesia (Desindo) yang berkedudukan di Bandar Lampung, kembali didapuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI turut dalam kegiatan Penguatan Capacity Building Pengurus Badan Usaha Milik Desa dan Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMDes-BUMADes) Pilot Project di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), yang digelar dua hari, Senin-Selasa (9-10/7/2018), kemarin.

Diwakili Bendahara sekaligus Fourth Deputy ICT Knowledge Management BPH Dewan Pengurus Davit Kurniawan, Desindo lagi-lagi diminta OJK memberikan materi digitalisasi BUMDes yang terumus dalam paper Digitalisasi Desa dan Revolusi Pasar Rakyat Digital, sebagai clue otoritatif meniti otonomisasi kelembagaan ekonomi desa melalui program digitalisasi ekonomi secara terintegrasi-inklusif sesuai semangat visioner OJK dan amanat UU Desa.

Kegiatan maraton ini merupakan tindak lanjut sinergi pasca-FGD Menara Radius Prawiro 2 Maret 2018, pelaksanaan maraton pendirian BUMDes-BUMADes tiga kabupaten di Jateng 8-11 Mei 2018, dan FGD II Menara Radius Prawiro tentang Monitoring dan Evaluasi Pilot Pendirian BUMDes-BUMADes, Lembaga Keuangan Mikro (LKM)/LKM Syariah, dan Bank Wakaf Mikro (BWM) Untuk Mendorong Aktifitas Ekonomi dan Akses Keuangan Desa di Jateng, 23 Mei 2018.

Di hari pertama, Senin (9/7/2018) pagi, bertempat di destinasi desa wisata fenomenal Umbulponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, kegiatan tersebut diikuti para peserta asal 50 BUMDes dari 26 kecamatan se-Kabupaten Klaten yang berhimpun dalam BUMADes PT. Klaten Maju Sejahtera, dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) setempat.

Kepala Bidang Pengembangan Inklusi Keuangan, Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan (DLIK) Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen (DKEP) OJK RI Eko Ariantoro membuka secara resmi sekaligus memberikan materi tentang Penguatan Tiga Pilar BUMDes-BUMADes pada kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 WIB hingga jelang adzan Dzuhur.

Selain Eko Ariantoro, perwakilan mitra strategis OJK lainnya hadir selaku narasumber. Yakni Ketua Umum DPP PAPDESI Wargiyati, Direktur Regional BDI Ronggo Purwoko, dan Luqman Sulistiyono yang memberikan materi tentang Kelembagaan BUMDes-BUMADes.

Narasumber lainnya, Eddy Limantoro dan Suntoro (Penyusunan Business Plan BUMDes-BUMADes), Kepala Perwakilan OJK Solo (materi LKM/LKMS dan BWM), Davit Kurniawan (Digitalisasi BUMDes), perwakilan perusahaan e-commerce PT. Paloma Shopway (materi E-commerce), perwakilan bank BRI (materi Agen Laku Pandai), ditutup sesi verifikasi legalitas BUMDes-BUMADes se-Kabupaten Klaten.

Dari Umbul Ponggok, Klaten, kegiatan berlanjut siang harinya mulai pukul 13.00 WIB hingga menjelang adzan Magrib, di kantor BUMDes Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jateng.

Dengan narasumber dan materi yang sama, kegiatan ini diikuti perwakilan Dinas PMD setempat, dan pengurus BUMADes PT. Sukoharjo Makmur Sejahtera (SMS) yang sahamnya dimiliki 45 BUMDes dari 12 kecamatan se-Kabupaten Sukoharjo.

Di hari kedua, Selasa (10/7/2018), kemarin, kegiatan masih dengan narasumber dan materi yang sama, kembali digelar di kantor BUMDes Kedung Lengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

Berlangsung sejak pagi pukul 07.30 WIB hingga berakhir saat jam makan siang, kegiatan diikuti perwakilan Dinas PMD Boyolali serta utusan pengurus BUMADes PT. Boyolali Mukti Lestari (BML) yang didirikan oleh 50 BUMDes dari 19 kecamatan se-Boyolali.

Dalam term of reference yang diterima redaksi, kegiatan ini ditujukan bagi upaya optimalisasi pemenuhan kebutuhan rancang bangun keberdayaan ekonomi desa sesuai butir ketiga Nawacita sekaligus amanat konstitusi seperti diatur UU Pemerintahan Daerah, UU Desa, UU 21/2011 tentang OJK, UU 1/2013 tentang LKM, PP 72/2005 tentang Desa, Permendagri 39/2010, dan Permendesa PDTT 4/2015.

“Secara Desindo, ini bagian ikhtiar mewujudnyatakan pesan Membangun Indonesia dari Pinggiran, Membangun Indonesia dari Desa, agar desa sambung-menyambung menjadi Indonesia,” ucap narasumber Desindo yang juga CEO Darmajaya Digital Solusi Davit Kurniawan, saat menutup setiap sesi pemaparannya. [red/mzl]

News Reporter