. . .

Nyabu sambil Menonton Televisi, Oknum Honorer Pemkot Bandarlampung Diamankan

image_print
TERTUNDUK LESU: Oknum honorer di salah satu dinas pada Pemkot Bandarlampung berinisial GR hanya bisa tertunduk lesu, setelah dirinya kedapatan mengonsumsi sabu-sabu sambil menonton televisi di rumahnya, Senin (12/8) malam. (Foto: DOK POLSEK TALANGPADANG)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Oknum honorer salah satu dinas di lingkup Pemerintah Kota Bandarlampung, berinisial GR, terancam “menggantungkan” seragamnya. Pasalnya pria asal Pekon Sukabandung, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus itu, kedapatan sedang asyik mengkonsumsi sabu-sabu sambil menonton televisi di rumahnya.

Tak hanya mengamankan GR, personel Polsek Talangpadang juga menyita barang bukti penyalahgunaan narkoba, berupa 6 plastik klip berisi butiran kristal metamfetamin dan sejumlah barang lainnya.

Kapolsek Talangpadang Iptu. Khairul Yassin Ariga, S.Kom. menjelaskan, GR diamankan tanpa perlawanan saat sedang mengkonsumsi sabu-sabu sambil menonton televisi di salah satu ruangan di rumahnya.

“Dia diamankan Senin (12/8) malam. Tak ada perlawanan dari yang bersangkutan. Dia mengaku berprofesi sebagai tenaga honor di salah satu dinas lingkup Pemkot Bandarlampung,” kata Khairul Yassin, dalam mewakili Plh. Kapolres Tanggamus AKBP Joko Bintoro, S.H., S.I.K., Rabu (14/8).

Kapolsek Talangpadang menyebutkan, penangkapan tersebut berdasarkan rangkaian penyelidikan dari informasi masyarakat yang mengindikasikan adanya penyalahgunaan narkoba di Pekon Sukabandung.

“Atas informasi tersebut, anggota Polsek Talangpadang dipimpin Kanit Reskrim Ipda. Insan Husaini mengamankan yang bersangkutan sekitar pukul 23.30 WIB,” jelas Khairul Yassin.

Barang bukti yang diamankan petugas, berupa 6 plastik klip kecil berisi butiran sabu-sabu, seperangkat alat isap (bong) berikut kaca pirek yang masih berisi sabu-sabu, 1 plastik sisa pakai, karena sabu-sabunya diduga telah dikonsumsi.

Kemudian 1 pipet berbentuk lancip, 2 korek api gas, 1 jarum yang sudah dimodifikasi, 1 kotak plastik permen penyegar napas, 1 unit handphone Xiaomi warna gold, 1 buah dompet warna hitam berisi uang tunai Rp425 ribu.

“Barang bukti tersebut diamankan berada di lantai ruang televisi dan diakui miliknya. Untuk sabu-sabunya, dia mengaku mendapatkan dengan cara membeli dari rekannya berinisial IA. Terhadap rekannya itu, masih kami lakukan pengejaran,” beber kapolsek.

Khairul Yassin menambahkan, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya menyalahgunakan narkoba, GR terancam dijerat Pasal 114 subsider 112 UU Nomor 35 Tahun 2019, dengan ancaman minimal empat tahun penjara. (ayp)

error: Content is protected !!