. . .

Neta S Pane: Kasus Pembunuhan Munir Selesai Sudah

image_print

TRANSLAMPUNG.COM – Kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib selalu menarik perhatian sejumlah kalangan. Terlebih Pollycarpus Budihari Prijanto, terpidana atas kasus tersebut telah dinyatakan bebas pekan lalu.

“Dengan bebasnya Polycarpus, kasus hukum dalam perkara pembunuhan Munir selesai sudah,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada JawaPos.com (jpg), Minggu (2/9).

Kendati demikian, tidak bisa dihindari banyaknya pihak yang tidak puas dengan penyelesaian kasus ini. Sebab kata Neta, pembunuhan Munir tetap menimbulkan misteri hukum dan sekaligus menjadi catatan hitam dalam dunia hukum Indonesia.

“Itu karena aparat penegak hukum tak kunjung mampu menjerat maupun menghukum otak pelaku pembunuhan Munir,” imbuhnya.

Kendati demikian, kasus pembunuhan ini bisa dibuka kembali. Itu jikalau ada bukti dan fakta baru.

“Meski sepertinya hal itu mustahil akan terjadi karena kasus ini diduga melibatkan sebuah rezim yang berkuasa saat itu,” pungkas Neta.

Sebelumnya, Pollycarpus dinyatakan bebas murni pada Rabu (29/8). Mantan pilot Garuda itu telah menjalani masa tahanan selama 8 tahun atas vonis hakim selama 14 tahun penjara.

Sementara itu, sejumlah pegiat HAM mendesak Presiden Joko Widodo menepati janjinya. Sebab hingga kini, dalang dari pembunuhan Munir belum juga diungkap.

Dokumen tim pencari fakta (TPF) yang menelisik kasus pembunuhan Munir Said Thalib pun tak kunjung dipublikasi pemerintah. Padahal telah ada putusan sidang sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) yang menyatakan dokumen TPF Munir boleh diakses publik.

Namun pemerintah mengaku tak tahu keberadaan dokumen tersebut. Menteri Sekretaris Negara era SBY Sudi Silalahi mengaku sudah menyerahkan dokumen itu ke Jokowi. Sayangnya hingga kini isi dokumen tersebut tak juga terungkap.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat memerintahkan Kabareskrim kala itu, Komjen Ari Dono Sukmanto untuk mencari dokumen tersebut. Namun hingga kini hasilnya nihil. (dna/JPC/jpg)