Nanang Trenggono: Tidak Ada persoalan Tanpa Tandatangan Dari Saksi Paslon 

TRANSLAMPUNG.COM BANDARLAMPUNG – Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung menyatakan bahwa tidak ada pengaruh dalam hasil pleno berita acara rekapitulasi penghitungan suara perolehan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung pada Pilgub Lampung 27 Juni 2018 tidak di tandatangai oleh saksi dari paslon 1,2 dan 4.

Menurut ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, jika merujuk pada Undang-Undang nomor 9 tahun 2018, saksi yang menandatangi sepanjang saksi itu bersedia.

“Dan itu tidak menjadi persoalan (saksi tidak menandatangani) dalam pleno rekapitulasi karena esensinya menghitung dan menjumlahkan saja hasil 15 kota/kabupaten menjadi tingkat Provinsi Lampung, agar mudah proses penghitungan.Enggak pengaruh (saksi tidak tandatangan),” kata Nanang Trenggono Minggu( 8/7/2018).

Nanang Trenggono mejelaskan meski KPU Lampung telah mengumumkan hasil rekapitulasi perolehan perhitungan suara di Pilgub Lampung dan menetapkan pasangan nomor 3, Arinal-Chusnunia (Nunik) dengan perolehan suara sebanyak 1.548.506 atau 37,78 persen dari 4.179.405 surat suara.

“KPU Lampung belum menetapkan Paslon Arinal-Nunik sebagai Cagub dan Cawagub Lampung terpilih karna masih menunggu kalau ada gugatan Ke Mahkamah Konsitusi( MK),”ucapnya .

Dirinya juga menjelaskan bahwa penetapan pasangan cagub dan cawagub terpilih menunggu jika ada paslon lain yang menggugat di Mahkamah Konstitusi (MK) selama tiga hari untuk mengajukan registrasi berkas ke MK.

“Jika tidak ada gugatan ke MK tiga hari kemudian kita tetapkan gubernur  dan wagub terpilih. Namun syarat mendaftarkan gugatan ke MK jika selisih suara 1 persen,” paparnya.

Dirinya juga mengaku, Pilgub kali ini tingkat partisipasi masyarakat ikuti pilgub Lampung mencapai 72 persen, sedangkan pada pilgub 2014 mencapai  76 persen.

“Target kami angka partisipasi pilgub 77 persen,” pungkasnya (ydn).

News Reporter