Mustafa: Perfilman Lampung harus bangkit

0
129
views
NONTON BARENG: Hi. Mustafa bersama aktor Filosofi Kopi, Cicco Jerikho acara nonton dan diskusi film dengan tajuk "Lampung KECE Lewat Film" di Unila, Senin (19/6).

 

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Perfilman Lampung harus bangkit. Pernyataan ini harus ditegaskan Mustafa selaku pembina Komunitas Pecinta Film (KOPI) Lampung saat menghadiri acara nonton dan diskusi film dengan tajuk “Lampung KECE Lewat Film” di Unila, Senin (19/6).

“Perfilman Lampung harus bangkit. Kita gali kreativitas-kreativitas pemuda untuk bisa membuat film yang bisa bersaing di nasional. Selama ini perfilman Indonesia didominasi pulau Jawa. Lampung harus mengejar ketertinggalan ini,” ungkapnya.

Mustafa percaya film bisa menjadi media yang sangat efektif dalam mengenalkan potensi Lampung. Karenanya, kata dia, perfilman Lampung harus maju. Jika perfilman Lampung maju, maka potensi potensi Lampung akan tereksplorasi lebih luas, dan sektor pariwisata terdongkrak lebih pesat.

Menurutnya ada banyak potensi Lampung yang bisa dikenalkan secara luas. Lewat filmlah Lampung bisa lebih dikenal secara luas. Pariwisatanya lebih tereksplor. “Karenanya kita harus dorong perfilman Lampung. Kita ciptakan kesan Lampung yang hebat dan menarik lewat Lampung,” ucap dia.

Hadir sebagai bintang tamu aktor Filosofi Kopi Chicco Jerikho dan Sutradara film pendek Agus dan Agus. Pada kesempatan itu Chicco Jerikho sempat berbagi pengalaman tentang dunia perfilman.

Menurutnya beberapa kunci untuk terjun di dunia perfilman adalah kreativitas dan keberanian untuk merealisasikan ide atau gagasan yang ada di kepala. “Kuncinya adalah berani. Ide atau gagasan sehebat apapun, tidak akan menjadi apa-apa tanpa keberanian untuk merealisasikannya,” ungkap Chicco.

Dari pantauan media, diskusi film berlangsung dengan interaktif dan para peserta saling melontarkan pertanyaan seputaran film. Selain di Unila, acara senada juga dilaksanakan Kampus IBI Darmajaya pada pukul 08.30-12.30 WIB.  Acara dihadiri ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota.(*)