. . .

Musnahkan Daging Babi Tanpa Izin

image_print

Sitaan Badan Karantina Pertanian Kelas 1 Lampung

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Badan Karantina Pertanian Kelas 1 Provinsi Lampung berhasil menyita dan memusnahkan peredaran daging Babi olahan, jeroan Sapi, dan kecambah kelapa sawit tanpa izin di kantor Balai pertani Provinsi Lampung, Selasa (3/7).

Kepala Badan Karantina Pertanian Kelas 1 Provinsi Lampung Muh. Jumadh menerangkan bahwa saat ini pihaknya memusnahkan barang bukti sitaan berupa 25 Kg daging babi olahan, 200 Kg jeroan daging sapi dan juga 20.500 kecambah kelapa sawit yang berupakan hasil sitaan yang dilakukan oleh petugas Badan Karantina.

“Untuk daging babi kita sita dari salah satu Kedai Tang asal Lampung yang akan di kirim ke Tanggerang selatan, kemudiam untuk jeroan sapi kami sita dari Feri warga Bandar Lampung yang akan di bawa ke bakasi, kemudian untuk sawit itu kami sita dari bapak Salehudin asal riau dan barang bukti tersebut kami sita di area kerja Bakauheni di tanggal 10 Mei dan 31 Mei 2018,” ungkapnya.

Jumadh juga mengaku pihaknya Telah melakukan peroses pemberkasan terhadap tersangka 2 kasus peredaran babi celeng yang dan sudah divonis. Pada kasus pertama terdapat 2 tersangka yang sudah dikenai sanksi hukuman penjara 2 tahun 10 bulan dan denda 150 Juta dan tersangka kedua divonis hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan denda 150 jta. Sedangakan untuk kasus kedua dengan kasus yang sama 2 tersangka dikenai hukuman pidana 2 tahun denda 50 juta.

“Rata-rata keselahan yang dilakukan oleh tersangka adalah tidak memenuhi persyaratan badan karantina dan tidak melapor kepada pihak badan karantina. Daging-daging tersebut juga merupakan daging lokal yang akan di edarkan di pulau Jawa dengan modus pengiriman semuanya dilakukan melaluo jalur penyebrangan atau laut,” ungkapnya. (jef/hkw)

error: Content is protected !!