. . .

Murid SD Muhammadiyah Diimunisasi Campak dan Rubella

image_print
TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan mengkampanyekan Program Kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia,  dimana mewajibkan Anak usia 9 bulan – kurang dari 15 tahun untuk melakukan Imunisasi massal Campak dan Rubella.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro A. Natsir membuka acara kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR), yang berlangsung di SD Muhammadiyah Kota Metro, Kamis (02/08/ 2018).
Turut hadir dalam acara tersebut Kapolres, perwakilan Kajari, perwakilan Kodim 0411 – LT, Assisten I, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Kesehatan, Diriktur RSUD A. Yani, Dinas Kominfo, para Camat dan Lurah, serta para Kepala Sekolah di Kota Metro.
Sekda Kota Metro A. Natsir dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pemerintah tentu sangat mendukung adanya Program Kesehatan dari Kemenkes RI tersebut. Sebagaimana diketahui bahwa Imunisasi merupakan salah satu kegiatan prioritas Kemenkes RI, guna mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya untuk menurunkan angka kematian pada Anak.
“Sangat diimbaukan kepada para Kepala Sekolah, Lurah dan Camat untuk dapat memberikan informasi kepada Masyarakat betapa pentingnya Imuniasasi tersebut untuk Anak, sehingga nantinya Anak akan kebal terhadap penyakit Campak dan Rubella,” tegasnya.
Sementara menurut penyampaian Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Maryati, bahwa kegiatan Imunisasi massal Campak dan Rubela akan berlangsung selama bulan Agustus dan September tahun 2018. Mengenai sasaran Imunisasi tersebut untuk Wilayah Kota Metro adalah sebanyak 39.536 Anak (Sasaran Pusdatin), dan secara Nasional sasarannya untuk Aanak usia 9 bulan – kurang dari 15 tahun adalah sebanyak 66.859.112 Anak.
“Target capaian secara Nasional  sangatlah tinggi yaitu lebih dari 95 %, dimana target ini didasarkan dari angka kesakitan Campak dan Rubella di Indonesia pada tahun 2010-2015 yakni Campak sebanyak 23.164 kasus dan Rubella sebanyak 30.463 kasus,” jelas Maryati.
Oleh karena itu, lanjutnya, apabila Imuniasasi tersebut tidak diberikan kepada Anak maka dapat mengakibatkan tingkat penularan penyakit yang tinggi pada kelompok usia tersebut. Dan terkait Jadwal implementasi Imunisasi di tingkat Sekolah akan dilakukan pada bulan Agustus dan bulan September tahun 2018 di Puskesmas, Posyandu dan Fasilitas Kesehatan.
“Kami mengharapkan kepada semua lintas sektoral dan seluruh Masyarakat Kota Metro, agar memberikan dukungan penuh  terhadap kempanye MR sehingga dapat terlaksana dengan sukses,” tutupnya. (suf)