MUI Minta Uji Lab Kandungan Mie Samyang

0
263
views

TRANSLAMPUNG.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Metro meminta Badan Pengawasan Obat dan  Makanan (BPOM) Provinsi Lampung untuk melakukan uji laboratorium terhadap kandungan Mie Samyang. Itu menyusul resahnya warga mengenai dugaan adanya kandungan babi di dalam mie buatan Negara Korea Selatan tersebut. Terlebih dalam kemasan mie tersebut tidak disertai label halal.

”Kami meminta MUI Provinsi bersama BPOM untuk melakukan uji laboratorium mengenai kandungan mie samyang ini. Apalagi masyarakat sudah merasa resah mengenai keberadaan mie itu yang memang di jual bebes di pasaran,” terang Sekretaris MUI Kota Metro Nasrianto Effendi mendampingi Ketua MUI Kota Metro Saleh dikonfirmasi Radar Metro, kemarin (6/2).

Menurutnya, belum jelasnya informasi mengenai kandungan di dalam mie samyang tersebut telah membuat masyarakat menjadi resah. Oleh karena itu, diperlukan uji laboratorium untuk mengetahui kandungan di dalam mie tersebut. ”Jika memang mie itu mengandung bahan babi, MUI juga bisa mengambil langkah. Karena untuk memasarkan produk, apalagi mie kemasan juga harus disertai label halal,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut Nasrianto, jika memang mie tersebut mengandung bahan babi maka banyak masyarakat yang akan diragukan. Sehingga perlu dilakukan langkah cepat dalam merebaknya kabar  mengenai adanya kandungan babi tersebut di dalam mie instan tersebut.

Diketahui, di dalam sejumlah mini market mie tersebut dijual bebas bersamaan dengan mie instan lainnya. Pantauan Radar Metro, tampak sejumlah mini market juga menjual mie tersebut.

Diberitakan, produk mie instan merek Samyang asal Korea Selatan yang disinyalir mengandung enzim babi dan tanpa label halal dari MUI, ternyata  juga beredar bebas disejumlah swalayan dan mini market di Kota Metro.

Saat radarmetro. com, mendatangi sejumlah minimarket di Kota Metro ternyata masih banyak ditemukan beberapa bungkus mi Samyang yang berkemasan plastik warna hitam di pajang bersama merek mie instan lainya di beberapa pusat perbelanjaan di Kota Metro.

Dewi (25) warga Metro, mengatakan kaget ketika hendak belanja sembako di Giant Ekspres melihat mie instan bermerek Samyang berjejer diantara mie lainya di rak. Karna penasaran ia pun memegang dan melihat ternyata benar mie samyang yang beberapa lalu sempet heboh di Indonesia lantaran tidak memiliki lebel halal dari MUI.

”Iya saya berharap dinas terkait segera turun tangan menangapi beredarnya mi tersebut. Dikawatirkan banyak masyarakat yang tidak paham mengetahui, karna sempat heboh mie tersebut dicabut dan tidak boleh dipasarkan. Nah kok tiba-tiba di Metro masih beredar bebas artiya pengawasan sangat lemah,”bebernya.

Sementara itu menggapi hal tersebut, Manajer Giant Ekspres Kota Metro, Kurniadi enggan berkomentar banyak. Ia mengaku tidak mengetahui persis terkait ada kandungan babi di dalam mi itu.

“Kalau benar kabar itu, maka dari awal pihaknya tidak akan menerima produk ini.  Sebab semua retur barang-barang yang di jual di Giant di kirim dari pusat. Nanti akan kita cabut tidak diedarkan lagi,” singkatnya.(*/fdy/ria/amw)