. . .

Muhyiddin, Cabuli Anak di Bawah Umur Hingga 30 Kali

image_print

TRANSLAMPUNG,COM. LAMBAR – Cabuli anak dibawah umur, Kepala Sekolah Darul Ulum, (Muhyiddin .Red) Pekon Balak, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) di ancam 15 tahun penjara

Polres Kabupaten Lampung Barat (Lambar) gelar Press Release terkait kasus pencabulan anak dibawah umur, berdasarkan laporan nomor LP/724/X1/2018/ POLDA LAMPUNG / RES LAMBAR/ SPKT., Rabu (28/11).

Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi, S.Ik., mengatakan, Modus pelaku dengan mengancam korban jika menolak akan dikeluarkan dan pelaku juga mengiming-imingi korban dengan jajan.

Menurut dia, kronologis kejadian pada Minggu tanggal 25 Nobember 2018 diperkirakan jam 18.00 WIB, di ruang kerja Muhyiddin, MTS Darul Ulum, Pekon Balak Kecamatan Balik Bukit, Lambar.

Pelaku mengajak IS dan SP dengan cara mengirim pesan singkat melalui media sosia (Fecebook), sekitar 10 menit korban sampai dilokasi (MTS Darul Ulum) tersangka memaksa korban IS dan SP untuk melakukan hal yang tidak senonoh (kulum alat vital dan memaskukan alat vital ke lubang anus korban SP .Red)

Selama dua bulan terakhir tersangka sudah melakukan cabul sebanyak 30 kali kepada korban.

Selain diruang kerja Muhyiddin, tersangka juga pernah melakukan pencabulan kepada korban IS dan SP di rumah miliknya di Pekon Balak, Kecamatan Balik Bukit, Lambar sebanyak tiga kali.

Dari hasil pengembangan timnya, tersangka berhasil melakukan perbuatan asusila dengan jumlah 6 anak dibawah umur yang merupakan Murid dan Alumni MTS Darul Ulum.

“Barang bukti yang kita amankan satu unit Hp tipe Oppo, satu buah baju lengan panjang dan satu buah celana berwarna biru dongker,” tandasnya. (safri)