. . .

MTQ Tubaba Ke-9 Tingkatkan Baca Tulis Alqur’an dan Ukhuwah Islamiyah

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN – Upaya peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) melaksanakan Mushabaqoh Tilawathil Qur’an (MTQ) ‎kali Ke-9 di lapangan Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten setempat pada pukul 19:30 WIB.

‎Sebelum puncak kegiatan MTQ tersebut, pada Pukul 13:00 WIB dilakukan Pembukaan pelepasan dengan pelaksanaan kegiatan Pawai Ta”aruf yang di ikuti oleh Kafilah MTQ dari 9 Kecamatan se-Tubaba dengan jarak tempuh 2,5 Km.

Menurut Bupati dalam sambutannya mengatakan, kegiatan rutin tersebut
‎merupakan salah satu cermin dari kuatnya rasa kebersamaan yang selama ini terbangun di Pemkab Tubaba.‎ Dan itu merupakan sebuah hal yang sangat membanggakan dan patut kita syukuri secara bersama, karena kegiatan tersebut dapat terwujud atas adanya dukungan dan kontribusi dari kita semua seluruh warga masyarakat Tubaba khusunya.

‎” Kegiatan MTQ ini merupakan sebuah agenda rutin umat Islam yang diselenggarakan mulai dari tingkat kampung Tiyuh (Desa) kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga tingkat Nasional. Kegiatan MTQ menjadi wahana untuk melakukan pengkajian, pendalaman, dan pemahaman atas isi kandungan Kitab Suci Al-Quran, Kegiatan MTQ ini juga menjadi wujud nyata apresiasi dan kecintaan kita atas keberadaan Al-Quran yang merupakan kumpulan wahyu dari Allah SWT,” kata Bupati dalam sambutannya saat di kutip translampung.com, Selasa (20/3/2018).‎

Kegiatan MTQ itu juga menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan atas proses pendidikan baca tulis Al-Quran yang berlangsung di lembaga-lembaga pendidikan formal dan non-formal, baik di masjid, TPA, majelis taklim, sekolah umum, sekolah keagamaan, maupun juga di Pondok Pesantren.  Untuk itu melalui kegiatan MTQ tingkat Kabupaten tersebut  kita akan dapat memiliki tolak ukuran tentang prestasi dan juga titik lemah dari proses pembinaan baca tulis Al-Quran yang dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tubaba.

“Sisi penting penyelenggaraan MTQ adalah sebagai wahana untuk mempererat rasa persaudaraan diantara seluruh komponen umat Islam, baik dari kalangan pendidik, santri, pelajar, pengasuh pondok pesantren, Risma, pengurus organisasi keagamaan, maupun juga yang duduk di jajaran eksekutif dan legislatif dalam eratnya rasa persaudaraan‎ akan menjadi modal yang sangat berharga untuk mengintensifkan komunikasi guna menggagas berbagai agenda untuk memajukan umat, masyarakat, dan juga daerah,” katanya. ‎(Dirman)