Miris, Pengidam HIV/Aids Meningkat Setiap Tahun

0
656
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Virus very important person Human Immuno Deficiency Virus (HIV/Aids) di kota Bandarlampung setiap tahun memiliki kasus baru yang terus meningkat.

“Kasus baru di tiap tahunnya bahasa kita bukan meningkat karena misal kalau tahun 2015 kasus Hiv/Aids 100 Persen lalu tahun berikutnya 50 persen, itu kami sebut peningkatan namun kami juga menyebutnya kasus baru,” ujar Medi, Pengelolah Program Hiv dan Aids kota Bandarlampung, saat di wawnacarai via Telfon.

Serta meningkatnya kasus baru Hiv/Aids ini juga di akibatkan oleh jumlah ses komersial dan LSL atau Gay (Laki-laki dan laki-laki mekukan hubungan sesama jenis).

“Untuk kasus baru yang ada dikota Bandarlampung ini juga diakibatkan karena Penjaja Sex Komersial dan LSL juga faktor nya yang terus menjamur,” ungkapnya.

Selanjutnya untuk kasus baru ini pun, didominasi dengan para masyarakat yang berumur sekitar produkrif atau sekitar 25-44 tahun.

“Iya rata-rata kasus ini melanda maayarakat yang menginjak umur produktif sekitar 25-44 tahun banyak faktor-faktornya,” terangnya.

Dan untuk faktor peningkatan HIV dan Aids ini juga karena banyak pasangan yang melakukan Hubungan sex tidak memakai memakai pengaman atau alat Kontrasepsi (Kondom).

“Iya banyak kasus ini rata-rata saat melakukan hubungan intim mereka tidak memaki kondom, malah ada juga ibu-ibu Rumah tangga yang menyidap HIV san Aids ini akibat sang suami nya yang selalu berganti-ganti pasangan,” tuturnya.

Nah, untuk kawasan yang tingkatan kasusu baru Hiv dan Aids di Kota Tapis Berseri ini meliputi tempat-tempat yang banyak di jajakan seperti kawasan komersial dengan berekdok salon atau warung remang-remang yang di adakan wanita PSK.

“Iya kita sering mengadakan penyuluhan di kawasan seperti daerah Panjang karena memang kawasan tersmsebut banyak di jajakan tempat-tempat komersial, sex bebasanya banyak,” tegasnya

Selanjutnya, untuk menekan kasus baru yang tiap tahunnya pasti terjadi, Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung pun mengadakan penyuluhan dan sosialisasi di setiap perguruan tinggi dan sekolah-sekolah yang berada di kawasan Kota Bandarlampung.

“Untuk menekan HIV dan Aids ini juga kita mengadakan penyuluhan ke Sekolah-Sekolah dan Kampus, serta sosialiasia penggunaan kondom saat melakuakan hubungan sex dengan begitu tingkat kasus baru Hiv dan Aids di Kota Bandarlampung tidak beresiko tinggi lagi,” tandasnya.(jef)