. . .

Minyak Makan Candi Mas Masih Ada

image_print

Ditetapkan Produk Ilegal Per Juni 2017

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Tim Satgas Pangan Kota Bandarlampung masih menemukan peredaran minyak goreng merek Candi Mas di pasaran. Pasalnya, merek tersebut sudah dinyatakan ilegal oleh Polda Lampung.

Kabid Distribusi Harga dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung, Rozali Yahya, mengatakan sejumlah toko sembako di Pasar Tugu masih menjual minyak goreng merek Candi Mas.

“Minyak goreng Candi Mas masih kita temukan di Pasar Tugu. Minyak ini merupakan industri rumahan dan ditetapkan sebagai produk ilegal per Juni 2017 oleh Polda Lampung,” kata Rozali, Rabu (5/12).

Dia mengungkapkan, pihaknya akan terus menelusuri peredaran minyak goreng Candi Mas tersebut. Sebab, berdasarkan keterangan para pedagang minyak tersebut terus disuplai.

“Kami masih temukan di pasaran, kata pedagang suplainya lancar dan ada terus barangnya. Karena memang permintaannya lebih banyak dari pedagang gorengan dan industri kecil,” ujarnya.

Rozali menuturkan, pihaknya akan melaporkan hasil temuan satgas pangan kepada Polda Lampung.

“Kami akan koordinasikan hasil temuan di ke Polda Lampung,” tandasnya.

Sementara staf farmasi Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Ari Maulidia Ningsih, membenarkan jika minyak goreng merek Candi Mas adalah palsu.

“Minyak goreng ini palsu dan tidak terdaftar. Ada izin IPRT-nya, tapi perusahaannya berbeda. Produknya ditulis diproduksi oleh PT Asia Menara Perkasa yang beralamatkan di Jalan Pekon Ampai, Keteguhan, Telukbetung Timu. Tapi didata perizinan kita diproduksi Asia Maju yang beralamat di Jalan Laksamana Hayati No. 34, Telukbetung,” pungkasnya. (jef/hkw)