. . .

Menurut KPAI, Soal HOT Bisa Bikin Siswa Tertekan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM – Soal ujian yang membutuhkan penalaran tinggi dalam penyelesaiannya atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) rupanya menimbulkan dampak psikologis bagi para siswa. Berdasarkan laporan yang diterima, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan, HOTS membuat peserta ujian merasa tertekan.

“KPAI menerima laporan dari seorang peserta UNBK SMP/MTs yang merasa tertekan ketika Mendikbud menyampaikan bahwa soal UNBK SMP juga pada level HOTS,” kata komisioner KPAI Retno Listyarti melalui keterangan tertulis, Rabu (25/4).

Retno mengatakan, perasaan tertekan itu muncul lantaran kekhawatiran siswa yang berlebihan. Siswa yang melapor ke KPAI itu khawatir, nila UNBK-nya jeblok karena soal yang terlalu sulit.

Dia khawatir tidak dapat melanjutkan pendidikan ke SMK Negeri. Padahal dia berasal dari keluarga kurang mampu, dan ingin melanjutkan ke SKM Negeri agar segera bisa bekerja membantu ekonomi keluarga setelah lulus.

“Faktanya, soal sulit dan tak sesuai kisi-kisi yang diberikan atau dipelajari selama ini,” imbuhnya.

Menurut Retno, HOTS bisa diterapkan jika tenaga pendidik juga sudah memenuhi standar kompetensi penalaran tinggi ini. KPAI mendorong pemerintah agar sarana dan prasarana ditingkatkan, sehingga HOTS bisa dilaksanakan di berbagai sekolah.

“Sehingga, kalau proses pembelajarannya sudah HOTS, maka adil jika soalnya juga HOTS,” tuturnya.

Di sisi lain, dia meminta pemerintah untuk membuang jauh-jauh pemikiran bahwa meningkatkan kualitas pendidikan dilakukan dengan menambah tingkat kesulitan soal.

“Melainkan meningkatkan kualitas pendidik dan sarana-prasarana pendidikan yang merata di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (put/JPC/jpg)