. . .

Menteri BUMN RI Tinjau Kesiapan Rest Area KM 215 Way Kenanga Tubaba.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.

Menteri BUMN Republik Indonesia dan jajaran Rini M. Soemarno, melakukan peninjauan langsung kesiapan SPBU, ATM,UMKM dan pendukung lainnya di Rest Area KM 215, Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung.

Hal tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan Tour Perdana Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni– Palembang pada (24/5/2019) pukul 13.00 Wib.

Tanpak hadir dalam peninjauan tersebut diantaranya Rini M. Soemarno (Menteri) Imam Apriyanto Putro (Sesmen) Aloysius Kiik Ro (Deputi) Gatot Trihargo (Deputi) Wahyu Kuncoro (Deputi) Fajar Harry Sampurno (Deputi) Hambra (Deputi) Wianda Pusponegoro (Stafsus) Priyatmo (Plt Asdep KSPP I) Faturohman (Kabid KSPP IB) Acintya Indracara (Asmen) Donny Kristanto Wibowo (Protokol) beserta 7 orang tim Komunikasi Publik.

Berdasar pantauan translampung.com, pada Pukul 11.05 hingga 11.58 Wib peninjauan kesiapan Rest Area KM 215 (SPBU, ATM, UMKM, dan pendukung lainnya) dan disambut oleh 50 millennial BUMN. Selanjutnya, pada pukul 11.58 sampai 13.00 Wib Tim peninjauan Istirahat dan Sholat Jumat di Rest Area KM 215. Setelah itu Pukul 13.00 sampai 15.00 Wib perjalanan dilanjutkan menuju Checkpoint 3 Interchange Kayu Agung, Sumatera Selatan.

Menurut Menteri BUMN Rini.M Soemarno dalam penyampaiannya menyatakan. Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung sudah dapat digunakan secara fungsional saat arus mudik dan arus balik pada Lebaran 2019.

“Jalan tol sudah bisa digunakan dari Bakauheni Lampung sampai Palembang Sumsel, akan tetapi ada beberapa ruas yang sudah berbayar, namun dari Terbanggi Besar ke Pematang Panggang masih gratis. Ruas Terbanggi Besar sampai Pematang Panggang merupakan jalur yang sudah dapat dilalui secara fungsional mulai pukul 06.00 Wib sampai 18.00 Wib. Apabila dari Pulau Jawa mau ke Sumatera lewat jalan tol sudah bisa melintas, tetapi harus diingat beroperasi dari pagi sampai sore saja.” Kata Rini dalam sambutannya.

Lanjut dia, jalan tol fungsional bila dioperasikan pada malam hari sangat berbahaya bagi pengendara, karena belum ada lampu penerangan dan rambu-rambu jalan. jadi ini hanya untuk siang hari tidak untuk malam.

” Sementara untuk ruas Tol Trans Sumatera dari Bakauheni hingga Terbanggi Besar sepanjang 140,9 Km sudah dioperasikan penuh dan sudah dikenakan tarif mulai 17 Mei 2019.” Imbuhnya (Dirman).

 

error: Content is protected !!