Menhan Ryamizard ‘Jatuh Cinta’ dengan KIM Tanggamus, Segera Lapor Presiden

0
887
views
DISKUSIKAN KIM: Menhan RI Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu (pakai topi hitam) berdiskusi dengan Wabup Tanggamus Hi. Samsul Hadi saat meninjau langsung lokasi calon KIM Tanggamus di Pekon Ketapang, Kecamatan Limau Kamis (24/8). (Foto: DISKOMINFOSANDI TANGGAMUS)

 

Hasil Survei Langsung ke Lokasi Calon KIM Tanggamus di Kecamatan Limau

translampung.com, LIMAU – Seperti yang diberitakan Trans Lampung edisi Rabu (23/8) lalu, Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu melakukan kunjungan ke Tanggamus Kamis (24/8) pagi. Kunjungan menteri kelahiran 1950 itu, dalam rangka meninjau Kawasan Industri Maritim (KIM) Tanggamus yang berlokasi di Pekon Ketapang, Kecamatan Limau. Usai meninjau calon lokasi megaproyek nasional, Ryamizard Anjau Silau ke Kebanddakhan Limau Pekon Padangkhatu.

Dari pantauan di lokasi, menhan beserta rombongan memantau lokasi KIM menggunakan dua unit helikopter. Yakni Helli Bell 429 milik PT. Whitesky Aviation dan Helli MI-17 milik TNI Angkatan Darat. Pantauan via udara dilakukan sekitar limabelas menit.

Menhan Ryamizard dalam wawancara singkat menegaskan, bahwa tujuannya datang ke Pekon Ketapang, Kecamatan Limau adalah murni untuk meninjau KIM. Hal ini lantaran industri pertahanan yang ada di Pulau Jawa, lokasinya sudah tidak layak lagi.

“Kami sudah melaksanakan survei ke beberapa daerah (di Indonesia) untuk menentukan lokasi yang cocok untuk membangun industri pertahanan. Dan KIM ini (saya rasa) lokasinya cocok. Sebab lahannya cukup luas, lautnya tidak dangkal, dan tidak terlalu rawan dengan gempa. Terimakasih atas dukungan dan sambutan dari masyarakat Kabupaten Tanggamus. Dan yang terpenting, hasil (survei) ini akan kami laporkan kepada Bapak Presiden RI,” ujar menteri kelahiran Sumatera Selatan itu.

Ryamizard juga menyebutkan, bahwa produk industri Pertahanan Indonesia sudah diakui kualitasnya oleh dunia internasional. Hal itu terbukti dengan adanya beberapa negara yang membeli produk alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Indonesia.

“Di Kawasan Industri Maritim Tanggamus ini dan jika Pak Presiden setuju, nantinya berdiri tiga perusahaan BUMN. Antara lain PT. PINDAD, PT. PAL, dan PT. Dirgantara Indonesia (DI),” beber Ryamizard.

Terpisah Wabup Tanggamus Hi. Samsul Hadi mengatakan, masyarakat sudah menantikan sejak lama pembangunan KIM. Yakni terhitung sudah enam tahun. Untuk itu melalui kunjungan kerja (kunker) menhan ke Bumi Begawi Jejama, Samsul Hadi berharap agar pembangunan KIM dapat segera terealisasi.

“Kabupaten Tanggamus memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Salah satunya bakal lokasi pembangunan KIM di Dermaga Batubalai Pekon Ketapang, Kecamatan Limau. Untuk itu kami berharap agar KIM ini dapat segera dibangun,” pungkas Samsul Hadi.

Turut serta dalam rombongan Menhan RI, Dirut PT. PAL Budiman, Pangdam II Sriwijaya Mayjend TNI Am. Putranto, Danrem Kolonel Inf Hadi Basuki, Dirut PT. Pindad Abraham Mose, Dirut PT. DI Budi Santoso, Dandenpom II/3 Lampung Letkol CPM Tri Handaka. Kedatangan rombongan disambut Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, Dandim 0424/Tanggamus Letkol (Inf) Hista Soleh Harahap, dan Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili.‎ (ayp)