Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50559 Library:100131 in /var/www/vhosts/translampung.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1531 Mendra Mengaku Spontan Membunuh Rekan Sekampungnya -
Mendra Mengaku Spontan Membunuh Rekan Sekampungnya

TRANSLAMPUNG.COM,
BLAMBANGAN UMPU – Mendra (25) Warga Negara Ratu kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara Pelaku pembunuhan terhadap Rekan Sekampungnya Yoga (25) mengaku Spontan dan semata-mata hanya ingin membela dirinya ketika membunuh Yoga di Lahan HTI Register 46 Kecamatan PakuanRatu Kabupaten Waykanan.

“Saya menyesal dan saya melakukan itu spontan, karena saya pikir lebih baik saya duluan yang membunuh atau melukai dia dari pada nanti nya saya yang di bunuh,” Ujar Mendra, Saat di wawancarai Oleh translampung.Com di Ruangan Satreskrim Polres waykanan, Selasa (29/5) malam.

Menurut pengakuan pelaku, korban sering kali mengejeknya, bahkan dengan kata-kata kotor.

Tampak Mendra sesang menjalani pemeriksaan di Mapolres Waykanan

“dia itu ngejek saya terus hampir tiap hari, Bahkan dia bilang kalau saya ini nggak laku Pacar aja nggak punya, tidak hanya itu malah dia (korban) ngajak saya duel berantem, Ayooo kata saya!! pas dia mau nyabut Golok dari pinggang nya Laju saya bacok duluan dan setelah itu saya udah nggak ingat lagi,” Akunya, Sambil merengut menyesali perbuatannya.

Mendra sendiri merupakanTulang punggung keluarganya, orang tua laki-laki nya sudah meninggal dan ibunya pergi tidak tau kemana. Mendra hanya tinggal bersama nenek dan adiknya, sehari hari bekerja sebagai buruh Tani untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Kapolres Waykanan AKBP. Doni Wahyudi, melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara mengatakan, apapun bentuk pengakuan pelaku, pelaku tetap salah karena dengan sengaja telah menghilangkan nyawa seseorang, dan niat baik pelaku untuk mengakui kesalahannya dan menyerahkan diri ke pihak kepolisian hanya bisa sedikit membantu meringankan kan beban Hukuman nya Nanti.

“pelaku saat ini masih kita tangani dan kita proses lebih lanjut, pelaku dapat di kenakan pasal 338 junto 351 (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim AKP. Yuda Wiranegara. (migo)

News Reporter