. . .

Masyarakat Tuba Keluhkan Pembakaran Tebu PT. SGC

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Ratusan Masyarakat Tulang Bawang bersatu melakukan unjuk rasa damai di halaman Pemkab Tulang Bawang. Masyarakat Tulang Bawang bersatu menuntut pembakaran tebu yang dilakukan oleh PT Sugar Group Companies (SGC).

Masyarakat Tulang Bawang bersatu meminta Pemkab Tulangbawang mengambil tindakan tegas atas aksi pembakaran tebu perusahaan gula PT Sugar Group Companies (SGC) yang setiap tahun terjadi. Akibat dari pembakaran tebu tersebut membuat polusi udara serta rumah warga menjadi kotor diakibatkan oleh debu pembakaran tebu milik SGC.

“Pihak pemerintah dalam hal ini Bupati Winarti, harus menindak aksi pembakaran tebu ini. Setiap hari masyarakat Menggala menghisap debu sisa pembakaran tebu, rumah kami setiap hari hitam karena debu tebu serta bagi masyarakat yang memiliki penyakit sesak napas tambah parah,” ujar koordinator masyrakat Tulang Bawang bersatu, Gunawan, dalam orasinya.

Terlihat massa membawa beberapa spanduk dan banner yang berisikan tuntutan mereka dalam aksi itu, mereka membentangkan beberapa spanduk yang berisi tulisan yang menohok dan menggelitik. Diantaranya, tulisan “Api Asian Games tiba di Kabupaten Tulangbawang satu hari, tapi api pembakaran Tebu PT SGC setiap malam. Ada juga tulisan “pembakaran tebu menyebabkan penyakit sesak nafas.

Setelah melakukan audiensi kurang lebih selama satu jam bersama pihak Perwakilan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang, Para Asisten, dan Pejabat Pemkab. Massa melanjutkan Aksi di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulangbawang. Hingga saat ini massa masih menunggu perwakilan dari anggota Dewan untuk menemui mereka. (als)