Masyarakat Keluhkan Tumpukan Sampah

0
62
views
BAU: Tumpukan sampah dibawah video trone yang menimbulkan bau tak sedap dan merusak pemandangan.

Keluarkan Aroma Tidak Sedap

TRANSLAMPUNG.COM, PESISIR TENGAH- Masyrakat Pesisir Tengah mengeluhkan sampah yang bertumpuk di bawah video trone, tugu mardeka, kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Selasa (22/8).

Menurut salah satu warga, tumpukan sampah sangat mengganggu pemandangan dan baunya tidak membuat nyaman masyrakat yang hendak menyaksikan video yang mempromosikan wisata dan pembangunan di pesibar.

“Kayak tidak ada tempat lain, selain di bawah video trone saja, tempat menaruh sampah. hal tersebut sangat mengganggu pemandangan terutama penciuman, bagi masyrakat yang hendak menyaksikan video tersebut,” ungkapnya.

Padahal pelataran di area pasar pagi masih sangat luas dan bisa diletakkan di pinggiran yang lebih jauh dari tempat umum. selain itu juga, tumpukan sampah tersebut di pinggir jalan raya.

“Mending kalau pakai kotak sampah yang sudah di sediakan oleh pihak dinas terkait. deski demikian tetap kurang etis, karena di atasnya ada video trone yang juga merupakan kebanggaan Kabupaten, terutama masyrakat pesibar,” terangnya.

Dia juga berharap, supaya pemerintah Kabupaten pesibar terutama dinas terkait yakni BLHKP (badan lingkungan hidup kebersihan dan pertamanan) agar cepat membereskan dan memberi solusi terkait sampah yang menumpuk di bawah aset daerah tersebut.

“Kepada dinas BLHKP, agar kiranya bisa memberikan solusi, supaya masyrakat baik lokal maupun dari luaran bisa nyaman saat menyaksikan promosi wisata dan pembangunan daerah. dan tidak terburu-buru untuk meninggalkan tempat tersebut, sehingga daerah kita bisa lebih dikenal baik budaya maupun wisata, “pungkasnya.

Di sisi lain, helda wati, selaku kepala bidang kebersihan (kabid) BLHKP menuturkan bahwasanya, sampah yang berada di bawah video trone tersebut benar adanya begitu. akan tepati secepatnya akan di utus dari BLHKP untuk membersihkan sampah tersebut.

“Dalam minggu-minggu akan segera di atasi dan mudah-mudahan tidak ada bau yang di sebabkan oleh tumpukan sampah,” ujarnya.

Karna pihak BLHKP sudah mempersiapkan tong sampah, sebanyak 60 unit yang terdiri dari 30 unit tong sampah menggunakan roda dan tanpa roda sebanyak 30 unit. di singgung sudah pernah tau belum di taroh kotak sampah di pasar pagi, helda, mengatakan sebelumnya juga kemungkinan besar sudah pernah di pasang oleh team yang di lapangan. mungkin karna masyrakat yang kurang berhati-hati saat menggunakan sampah sehingga tong sampah yang sudah pernah di bagikan telah rusak semua, belum genap satu tahun.

Menurut salah satu staf,  tong sampah sudah penah di pasang di tiap-tiap toko besar, bank, fif dan kantor, “faktor dari masyrakat cepat rusak,” pungkasnya. (r7)