. . .

Masyarakat Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka

image_print

Disperindag dan Hiswana Migas Sebar 22.400 Gas Elpiji

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Plt.Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto perintahkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk mengatasi kelangkaan Gas Elpiji 3 kg, yang mulai langka di beberapa Kecamatan diwilayah Lampung Selatan.

“Segera lakukan koordinasi dengan instansi terkait, cari terobosan, bagaimana kelangkaan gas ini sesegera mungkin dapat teratasi,” kata Nanang kemarin.

Kemudian, lanjut Nanang dicek semua distributor, pangkalan dan pantau harga dipengecer, berapa sebenarnya pasokan gas yang disalurkan untuk masyarakat Lampung Selatan serta berapa kebutuhan masyarakat Lampung Selatan.

“Jika data ini sudah ada,  kita lebih mudah mencarikan solusi mengatasi kelangkaan gas tersebut,” kata dia.

Setelah mendapat arahan dari Plt. Bupati, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Qorinilwan langsung menindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas.

“Alhamdulilah dari hasil koordinasi dan arahan dari Pak bupati kemarin, pihak Pertamina dan Hiswana Migas, harini Minggu (2 /9)  mereka akan memberikan supply tambahan sebanyak 22.400 (dua puluh dua ribu empat ratus) tabung yang akan diangkut dengan 40 truk yang akan disebar di 11 kecamatan,” ujar Qorinilwan saat dihubungi, Minggu (2/9).

“Setiap masing-masing truk akan mengangkut 560 tabung dan kita akan pantau terus sampai keadaan normal kembali,” jelas Qorinilwan.

Ditambahkan dia, sebanyak 22.400 tabung gas elpiji 3 kg itu, akan disebar di 11 kecamatan yakni Katibung, Candipuro, sidomulyo, Way Panji, Way Sulan, Kalianda, Rajabasa, Ketapang, Bakauheni, Palas dan Sragi.

“Berdasarkan data, 11 kecamatan itu yang paling mengalami kesulitan  gas elpijinya. Mudah-mudahan setelah kembali dilakukan Op tambahan kelangkaan gas elpiji dapat diatasi,” pungkasnya. (jhn/hkw)