Masyarakat Cemas, Gerbang Pembatas Wilayah Lapuk

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN – Masyarakat pengguna jalan yang melintas di bawah gerbang pembatas antara kota Bandar Lampung dan Desa Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran merasa khawatir di karenakan kondisi gerbang yang saat ini sudah mulai lapuk.

Kekhawatiran ini di ungkapkan oleh salah satu waga Desa Lempasing Udin (45) yang acapkali melintasi gerbang pembatas tersebut, karena kondisi gebang saat ini selain sudah lapuk dimakan usia keberdaan penutup coran di atas bangunan gebang yang terbuat

dari matrial sejenis gipsum itu sudah mulai lepas dari atas banguna.

“Kita khawatirnya kalau tidak segera diambil tindakan oleh pihak yang membidangi dalam hal ini maka akan menelan koban karena jalan ini adalah jalan utama yang sering dilewati penguna jalan baik dari arah Kota Bandarlampung dan sebaliknya,” kata Udin Selasa (12/12).

Udin mejelaskan bahwa dirinya hampir menjadi salah satu korban tertipa matrial jenis gipsum yang menempel di atas gerbang pembatas wilayah tersebut, karena sewaktu dirinya hendak pulang ke rumah dan melewati gerbang tesebut tiba-tiba ada lembaran matrial yang jatuh dari atas banguna hampir mengenai dirinya .

“Waktu itu saya hendak pulang dari Bandarlampung, pas lewat di bawah bangun itu tiba-tiba ada matrial yang jatuh tapi Alhamdulillah tidak mengenai saya dan sampai saat ini masih kelihatan adanya bolongan di atas bangun itu,” jelasnya.

Kekhawatiran warga penguna jalan lainya ungkapkan oleh salah satu warga asal Way Rayai, Jamal (32) dirinya menyayangkan pembiaran atas banguna tersebut karena menurutnya dalam pembanguna itu ada istilah biaya perawatan tapi sampai saat ini sepertinya tidak di perdulikan.

“Lihat saja kondisinya sekarang penutup coran di atas bangun itu sudah jebol kita takutnya nati akan menimpa pengendara yang lewat seharusnya pihak PU PR Pesawaran melakukan perbaikan segera sebelum menelan korban,” harapnya.

Sementara itu pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PU PR) melaui Plt Sekdin Fikri belum bisa di konfirmasi begitu juga dengan plh Kabid Cipta Karya Slamet meskipun hendphonnya dalam keadan aktif namun tidak ada jawaban. (ydn/hkw)

News Reporter