Masyarakat Antusias Ikuti Program Padat Karya Kemenaker

0
380
views

translampung.com – Pekerjaan perkerasan jalan sepanjang 810 meter di Kampung Bandar Sari Kecamatan Way Tuba telah mencapai 85 persen dihari kelima dengan pekerja sebanyak 88 orang. Dengan upah 65.000 rupiah perhari, masyarakat terlihat sangat antusias dalam membangun limgkungannya sendiri. Pembangunan perkerasan jalan penghubung Dusun 2 dan Dusun 3 kampung itu merupakan program padat karya dari Kementrian Tenaga Kerja tahun 2016.

Padat karya merupakan pekerjaan yang berasaskan pemanfaatan tenaga kerja yang tersedia (dalam jumlah yang besar) dan kegiatan pembangunan proyek yang lebih banyak menggunakan tenaga manusia jika dibandingkan dengan modal atau mesin.

Sekretaris Kampung Bandar Sari, Bahrun (45) mengatakan kegiatan tersebut banyak manfaat selain membangun jalan antar dusun, diantaranya dapat menyerap tenaga kerja dari warga setempat, proses pengerjaan yang cepat, dan lebih menghemat anggaran.

“Kita mempekerjakan warga kampung untuk membantu penghasilan warga, karena warga disini mayoritas petani karet, sedangkan harga karet sekarang merosot. Dengan adanya kegiatan ini, warga bisa mencari tambahan pemasukan dari pembangunan jalan ini, selain itu pembangunan jadi lebih cepat dan hemat anggaran” ujar Bahrun.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Way Kanan, Hi. Bakhril, SH, MM., mengatakan bahwa dengan mempekerjakan warga setempat, kualitas pekerjaan menjadi lebih bagus, dan lebih cepat selesai.

Lebih lanjut katanya, untuk kedepan akan memfokuskan program padat karya ke daerah pelosok. “Kita mengharapkan pemerintah ada alokasi khusus untuk program padat karya ini, karena pekerjaan menjadi lebih efektif dan hasilnya juga lebih baik. Sehingga kedepannya kita bisa fokus ke kampung-kampung yang di ujung, karena kita tahu kampung yang ada di ujung-ujung lebih banyak yang membutuhkan perhatian pemerintah,” jelas Bakhril.

Diperkirakan, pembangunan jalan tersebut membutuhkan waktu 8 hari kerja, “Ya dihari kelima kita lihat batu sudah 85 persen tersusun, rencananya apabila tidak ada halangan Senin (11/4) nanti sudah bisa kita padatkan menggunakan alat berat (Wales),” tutup Bahril, Minggu (10/4). (Fit)

LEAVE A REPLY