Masuki Tahap Ganti Rugi Lahan

Pembangunan Fly Over Teuku Umar-ZA Pagar Alam

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung yang akan membangun Jembatan Layang (Fly Over) Jalan Teuku Umar – Jalan ZA Pagar Alam terus berlanjut.

Pasalnya, Pemkot Bandarlampung mengakui telah melakukan proses ganti rugi lahan warga yang terdampak pembangunan Fly Over yang tepat di depan Mall Boemi Kedaton, Bandarlampung.

“Iya lanjut terus, dan sekarang proses ganti ruginya kepada warga sudah berjalan,” ujar Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Badri Tamam, saat ditemui belum lama ini, di kantornya.

Diakui dia, proses ganti rugi lahan warga ini sedikit terhambat. Hal ini lantaran APBD Kota Bandarlampung masih dalam proses pengkajian oleh pihak Kemendagri, pasca di batalkannya Perda tentang APBD Bandarlampung oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

“Kita juga sudah melakukan pemindahan-pemindahan pohon yang ada di jalan tersebut, termasuk patung Zainal Abidin Pagar Alam yang ada dilokasi jalan tersebut. Kalau proses ganti ruginya sudah berjalan, dan sudah ada lahan warga yang di berikan ganti rugi,” jelas dia.

Badri menambahkan, untuk proses ganti ruginya, tim pembebasan lahan sudah bekerja secara maksimal, dimana harga permeternya sekitar Rp 5juta.”Diharapkan, pembangunan ini dilaksanakan paling lambat pada April 2017 mendatang.” Imbuh dia.

Berdasarkan penelusuran, dilaman LPSE Bandarlampung belum tercantum tender pembangunan Fly Over MBK termasuk Underpass yang rencananya akan dibangun tahun ini.

Diketahui, Pemkot Bandarlampung berupaya mencarikan solusi kemacetan yang terjadi pada Jalan Teuku Umar – Jalan ZA Pagar Alam, salah satunya dengan cara pelebaran jalan dan pembangunan Fly Over. Termasuk pembangunan Under Pass dibeberapa titik, guna mengurangi terjadi kemacetan di Jalan protokol tersebut. (jef)

News Reporter