Masjid Taqwa Kota Metro jadi Dambaan I’tikaf

METRO – Masjid Taqwa Kota Metro, menjadi dambaan untuk melaksanaan ibadah i’tikaf oleh umat muslim, baik yang berasal dari dalam Kota Metro maupun dari luar Kota Metro.

Hal ini terbukti dengan tingginya jumlah jamaah i’tikaf di Masjid Taqwa Kota Metro pada sepuluh hari terakhir bulan ramadhan tahun ini. Tak hanya jamaah laki-laki, jamaah i’tikaf perempuan juga turut memenuhi Masjid Taqwa Kota Metro.

Dari keterangan yang dihimpun, jamaah i’tikaf mencapai 600an orang saat malam genap dan meningkat menjadi 800an orang saat malam ganjil. Ada jamaah juga yang melaksanakan i’tikaf menginap selama sepuluh hari penuh di Masjid Taqwa.

“Sekitar kurang lebih enam ratus jamaah di malam ke dua puluh tiga malam jumat lalu, malam ini ada sekitar delapan ratus jamaah,” kata Nadir Nay, wakil ketua komunitas Ayo Cinta Masjid (ACM) Kota Metro, Minggu (10/6/2018).

Empong, salah satu jamaah i’tikaf mengatakan sering melaksanakan i’tikaf di Masjid Taqwa. “Yang dicari dalam i’tikaf terutama adalah mendekatkan diri kepada Allah dan menunggu malam Laylatul Qadr yang sangat spesial itu loh mas, biasanya malam ganjil mas,” kata empong.

Rizki jamaah asal Lampung Timur mengatakan, setiap tahun melaksanakan i’tikaf. “Hampir setiap tahun mas, walaupun gak menginap full sepuluh hari, tetapi pasti saya menyempatkan diri untuk i’tikaf,” kata Rizki jamaah i’tikaf asal Sekampung.

Bagi Jamaah yang Menginap Sepuluh Hari Penuh, ACM Siap Berikan Fasilitas

Komunitas Ayo Cinta Masjid (ACM) Kota Metro juga siap membantu memfasilitasi jamaah i’tikaf yang ingin melaksanakan ibadah i’tikaf selama sepuluh hari penuh.

“Dan kita dari ACM Kota Metro, kita punya kegiatan memfasilitasi jamaah bagi yang ingin melaksanakan i’tikaf menginap di Masjid Taqwa. Kita menyiapkan takjil, buka, dan makan sahur, dan ataupun untuk pakaian kita akan antarkan ke laundry, untuk jamaah yang sakit akan kita bantu untuk mengobatinya,” kata Nadir Nay.

Nadir Nay mengatakan, tahun ini jamaah yang menginap selama sepuluh hari penuh ada tujuh peserta berasal dari Bandar Lampung, Pesawaran dan Lampung Tengah yang mendaftarkan diri ke ACM Kota Metro.

“Kita akan membantu bagi jamaah yang i’tikaf full sepuluh hari, kita buat mereka nyaman, tidak ada halangan, ACM akan bantu ACM punya kepanitiaan,” imbuh Nadir Nay.

Dari pantauan, kegiatan i’tikaf di malam hari juga digelar Qiyamul Lail yang dilaksanakan di pukul 02.00 WIB sampai sahur. Yakni shalat dengan waktu kurang lebih satu jam, dengan 8 rakaat dan witir. (suf)

News Reporter