. . .

Makin Mantap Bersama Komunitas Centhong

image_print

Gelar Pelatihan Bersama Chef Jalen Murdiyato

 

translampung.com – Masakan tak jarang menjadi perekat hubungan yang luar biasa. Tak jarang rasa cintapun timbul karena masakan. Menjadi ibu mampu menyajikan masakan dengan cita rasa istimewa untuk keluarga menjadi salah satu cita-cita para wanita. Apakah itu sulit? Nah, di komunitas Centhong hal tersebut tidak ada masalah. Kok bisa?

Ibu-ibu yang dimotori Ci Yuli, Dian Mayasari, Alexandra Cristy, Susana, Dian Pustika, Ci Vina, Khofifa, Wilma, Emma, Lelly ini membentuk komunitas Centhong. Tujuan dibentuknya komunitas ini selain bisa memasak dengan baik juga bisa menghasilkan income untuk keluarga.

 

Salah satu pendirinya Dian Pustika menjelaskan dirinya bersama teman-teman yang lain memiliki hobi yang sama yakni memasak dan juga bakulan (jualan, red) baik kue maupun makanan lainnya. ”Tujuan kami agar ibu-ibu tidak hanya kreatif tapi juga mampu menghasilkan income. Jadi sambil menyelam minum air,” terangnya, saat ditemui di sela-sela pelatihan pembuatan pastry dan roti di RM Cik Wo di Jalan Ki Maja Wayhalim, Bandarlampung, kemarin.

 

Ditambahkannya, meski masing-masing sudah memiliki jualan masing-masing tapi mereka tetap komitmen untuk menyebar luaskan pengetahuan ini kepada masyarakat banyak. “Salah satunya adalah dengan melakukan pelatihan seperti ini. Kami mengundang Chef Jalen Murdiyato,” terang Dian.

Komunitas Centhong juga mengaku cukup senang dibekali ilmu baru oleh Chef Jalen. Selain pendiri komunitas centhong yang datang banyak juga peserta umum yang turut serta. Sebagai bukti bahwa peserta sudah mengikuti kegiatan ini selain praktek, peserta juga dibekali dengan sertifikat yang langsung di tanda tangani oleh Chef Jalen. ”Peserta juga diberikan sertifikat usai mengikuti kegiatan ini,” papar wanita ini ramah.

 

Kegiatan ini lanjut dia tidak akan berhenti disini saja. Bersama komunitas centhong pihakya akan terus melakukan pelatihan dengan mendatangkan chef-chef berkelas untuk bertukar ilmu. Sehingga diharapkan khasanah kuliner di Lampung akan terus bertambah. (nys)