Mahasiswa Prodi Arsitektur FT UBL Raih Prestasi di AILCD International Design Workshop

0
685
views

TRANSLAMPUNG.COM, Bandarlampung – Para mahasiswa Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Bandar Lampung (FT UBL), angkatan IV yang mengikuti Asian Institute of Low Carbon Design (AILCD) International Conference and Workshop, di University of Kitakyushu, Jepang, akhirnya menorehkan prestasi di program pertukaran mahasiswa tersebut.

Dekan FT UBL Dr. Eng. Fritz Akhmad Nuzir, S.T., M.A. menerangkan dari enam mahasiswa yang terpilih mewakili UBL di workshop tersebut, empat diantaranya tergabung dalam tim yang meraih juara dan sertifikat penghargaan dari AILCD. Sementara Fritz sendiri ditunjuk sebagai salah satu juri bersama Prof. Hiroatsu Fukuda (University of Kitakyushu, Jepang), Prof. Yue Fan (Dalian University of Technology, Tiongkok), dan beberapa dosen dan arsitek yang lain dari berbagai negara di Asia.

“Bangga dengan prestasi para mahasiswa saya (dapat juara 1, 2, 3 dan juara harapan) bersama tim workshop mereka masing-masing dalam AILCD Internasional Design Workshop di University of Kitakyushu. Salut untuk kerja keras mereka,” pujiannya via postingan facebook pribadi, Jumat (25/2).

Mahasiswa Prodi Arsitektur UBL Adni Juliansyah yang tergabung dalam Team 8 berhasil meraih Juara 1 bersama anggota tim lainnya yaitu Hao Junlong (Dalian University of Technology), Jin Zheng Mao (Hebei University), Tong Hanyu (Kunming University of Science and Technology), Sui Linhang (Qingdao University of Technology), Liu Keju (Xi’an Jiaotong University), Zheng Xiaojing dan Zao Yuxin (Zhejiang A&F University), serta Li Xinge (Zhejiang University of Technology) dari Tiongkok, Akhlish Diinal Aziiz (Institut Teknologi Bandung) dan Arbin Sidik (Universitas Pendidikan Indonesia) dari Indonesia, Hou Yu-Chun (Chung Hua University) dari Taiwan, Nguyen Quoc Tuan (Hanoi Architectural University) dari Vietnam, serta Mizuki Seko (University of Kitakyushu) dari Jepang.
Sementara wakil UBL yang lain yaitu Roosmini Sofiah Tasmin yang tergabung dalam Team 7 berhasil meraih Juara 2 bersama Zhang Shuchang (Dalian Nationalities University), Liang Ting Yue (Hebei University), Li Bin (Jilin Jianzhu University), Yang Meng (Qingdao University of Technology), Meng Xianhong (Sichuan University), Chen Menglan dan Zhu Binbin (Zhejiang A&F University), serta Chen Fanyu (Zhejiang University of Technology) dari Tiongkok, Fathina Izmi Nugrahanti (Institut Teknologi Bandung) dan Riyani Faris Nursidik (Universitas Pendidikan Indonesia) dari Indonesia, Chuang Mi-Ning (Chung Hua University) dari Taiwan, Ngo Ba Trung (Hanoi Architectural University) dari Vietnam, serta Mai Sasaki (University of Kitakyushu) dari Jepang.

Terakhir, Sunan Alqo dan Ratih Puspa Irnatira juga berhasil meraih Juara 3 dan Juara Harapan (Honorary Mention) bersama timnya masing-masing. Meski belum memenangkan semua, karena menyisakan dua mahasiswa yang belum beruntung.

Tapi, Fritz bersama tim dosen Prodi Arsitektur UBL, seperti Haris Murwadi, Shofia Islamia Ishar dan Ir. Tjetjeng Sofjan Surjana, sangat puas dengan pencapaian prestasi para mahasiswa UBL.

“Ini sudah merupakan peningkatan dan mencapai target kami yang dicanangkan pada saat tim ini diberangkatkan oleh Rektor UBL yaitu meraih gelar Juara 1. Ini pertama kalinya sejak keterlibatan UBL dalam program UK-SERP (University of Kitakyushu Student Exchange and Research Program),” jelas Tjetjeng yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Arsitektur UBL.

“Melalui kegiatan ini para mahasiswa tak hanya aset bangsa Indonesia tapi secara ideal mampu berperan dalam bidang akademik. Termasuk harus diberi ruang pengembangan intelektual secara global. Dengan rutinnya kampus kami (UBL) terlibat dalam program UK-SERP, ini menjadi salah satu upaya transformasi menjadi universitas bertaraf internasional (World Class University),”terang Valian Putra Sayoga mewakili tim mahasiswa UBL.(*)