Mahasiswa Beasiswa UBL Ikuti Pelatihan Jurnalistik

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG–Universitas Bandarlampung kembali mengahadirkan pelatihan penulisan jurnalistik dari wartawan senior Lampung Amirudin Sormin.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Operasional Pusat Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (PPIK) UBL, Indriati Agustina Gultom, beserta jajarannya. Kegiatan penulisan pelatihan jurnalistik, yang ditambahkan penulisan artikel dan karya ilmiah ini sangat menarik perhatian ratusan mahasiswa UBL, mereka memadati aula gedung M, Kampus B Dra.Hj. Sri Hayati Barusman untuk mengikuti pelatihan tersebut, Kamis (2/3).

Indriati menegaskan, bahwa dengan adanya pelatihan penulisan jurnalistik ini untuk mengupayakan dan menumbuhkan generasi baru yang memiliki kemampuan menulis, bersikap kritis dan siap berdaya saing dengan mengumpulkan segudang prestasi gemilang di bidang akademis. Hal tersebut ditekankan oleh Indrianti dihadapan 200 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Pelatihan penulisan jurnalistik ini diprioritaskan untuk para penyandang beasiswa baik akademik, non akademik, maupun bidik misi UBL angkatan 2014-2016. Kegiatan pelatihan penulisan jurnalistik ini dilaksanakan pada dua gelombang, dan gelombang pertama diadakan pada Senin hingga Selasa (27-28/2), di Gedung F untuk Gelombang 1, diikuti gelombang II kemarin.

Indri kembali menegaskan untuk para mahasiswa beasiswa harus mampu memberikan inovatif dan menuangkan seluruh ide-ide gagasan pikirannya dalam mengeksplor dirinya, Sambil mengukir sejumlah prestasi gemilang di masa sekarang dan mendatang.

Untuk kali ini Indri mengungkapkan hal yang sama, bahwa dia menegaskan kepada para mahasiswa beasiswa harus mampu menorehkan presatasi. Salah satunya rutin mengembangkan berbagai penulisan karya ilmiah.

Tak hanya itu Indri menekankan kepada generasi muda beasiswa agar bersama pihak kampus menjalankan arahan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang berharap prestasi para mahasiswa beasiswa dibidang keilmuan akademis. Tentunya, melahirkan berbagai karya penulisan ilmiah, inovasi dan kewirausahaan agar lebih ditingkatkan.

“UBL ingin mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin yang cendikiawan, wirausahawan, berjiawa mandiri, dan arif bijaksana. mahasiswa harus diberi peluang mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap dan tanggungjawab. Tak kalah penting, tentu membangun kerjasama tim dalam mengembangkan kemandirian melalui kegiatan kreatif dalam bidang ilmu ditekuni,” kata Indriati.

Sedangkan, pemateri Amirudin Sormin menumpahkan sebagian pikirannya dengan tentang menulis tekhnik penulisan yang baik. Terutama ditargetkan mampu membuat para mahasiswa menulis artikel dimedia sosial, karya inovasi yang dapat dipatenkan melalui Hak kekayaan intelektual dan proposal bisnis kewirausahaan.

“Penulisan yang baik harus memuat unsur 5W+1H ( Siapa, Apa, Mengapa, dimana, kapan, dan bagaimana), dan tidak boleh ditinggalkan didalam tekhnik penulisan, yakni teknik pemilihan bahasa yang digunakan harus sederhana dalam arti tulisan yang kita buat mudah dipahami banyak orang di semua kalangan baik muda maupun tua,” ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan bahwa tulisan jurnalistik, karya ilmiah, maupun artikel harus mengandung unsur “ Baru, Penting, dan Menarik”.

”Untuk isi penulisan diupayakan logis, fakta, mendetail, dan tidak terjadi pemborosan kata untuk menimalisir kesalahan dalam tekhnik penulisan, tema yang akan kita pilih harus selektif mungkin bertujuan guna menyentuh perasaan pembaca,” tukasnya.

Foto Caption:

PENDADARAN: Wartawan Senior Lampung, Amirudin Sormin memberikan pendadaran pelatihan penulisan jurnalistik kepada 200 mahasiswa beasiswa UBL di aula gedung M, Kampus B Dra.Hj. Sri Hayati Barusman, Kamis (2/3).

News Reporter