. . .

Lokasi Mushola Dijadikan TPS, Warga Minta Direlokasi.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGN.

Lokasi keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di pasar Mulya Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (TUBABA) Lampung. Selama ini, dikeluhkan pedagang setempat

Betapa tidak TPS tersebut selain berlokasi di area perdagangan, juga menimbulkan bau busuk menyengat yang cukup mengganggu warga setempat. Apalagi, dua bulan mendatang menjelang bulan suci ramadhan bagi umat Muslim itu menjadi masa panen para pedagang.

Menurut beberapa pedagang Kuliner setempat, Amir warga Kelurahan Mulya Asri Lingkungan 1, dan Ibu Prayoga mengatakan. Sebelumnya lokasi TPS tersebut diperuntukkan untuk Mushola Pasar, namun dijadikan oleh dinas terkait untuk TPS saat ini.

“ Imbas dari sampah TPS pasar setempat, saat penumpukan dan pembongkaran kami merasa kurang nyaman akibat bau menyengat. Apa lagi saat ini menjelang ibadah puasa dan bagi kami itu adalah musim panen untuk berdagang.” Kata Amir, saat menghubungi translampung.com via telepon pada (15/3/2019) pukul 16.25 Wib.

Sementara itu, hal senada diungkapkan oleh Ibu wulan juga selaku pedagang Kuliner mengatakan. Sampah tersebut menebar bau busuk menyengat setiap hari, sehingga sangat merugikan para pedagang makanan. Apa lagi kita akan menyambut moment bulan ramadhan para pedagang kuliner rutin membuka bazar kuliner menjelang buka puasa yang tentunya cukup mengganggu.

“ Kami berharap kepada dinas terkait agar dapat melakukan pengangkutan pembuangan sampah secara rutin, dan dapat relokasi TPS yang ada saat ini demi kenyamanan masyarakat di lingkungan setempat.” Harapnya.

Menanggapi itu, Kepala Bidang (KABID) Sarana dan Prasarana (SARPRAS) Sulaiman menyatakan. Setiap pasar itu wajib memiliki TPS sementara, yang nantinya akan diangkut oleh dinas terkait ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan memang untuk kedepan fasilitas prasarana lainnya pasar setempat  akan di bangun, namun masih terkendala dengan anggaran.

“ Saya akan koordinasi dulu dengan pimpinan, lurah,  dan masyarakat setempat, jika nantinya TPS harus direlokasi ke tempat lain, jangan sampai ada permasalahan baru yang muncul dari warga. Pastinya, atas persetujuan warga kita akan upayakan relokasi TPS tersebut segera mungkin.” Ujarnya.

Terpisah, Ketua Forum Komunikasi Pemuda Mandiri Tulangbawang Barat (FKPM-TBB) Agus Tomi, yang juga selaku Calon Legislatif dari partai Demokrat No urut 9 juga berharap.

“ Kasihan juga para pedagang itu, mereka semua menggantungkan hidupnya dengan berjualan Kuliner di pasar setempat. Jika dampak dari bau dan keberadaan TPS itu mengakibatkan konsumen tidak membeli dagangan mereka. Saya minta dinas dan pemkab Tubaba dapat merealisasikan harapan mereka.” Imbuhnya (Dirman)

 

error: Content is protected !!