. . .

Lewat MoU, UNHAN RI Serius Kaji Industri Pertahanan di Tanggamus

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Universitas Pertahanan (UNHAN) Republik Indonesia menandatangani Memmorandum of Understanding (MoU) dengan Kabupaten Tanggamus, Senin (26/2) di Gedung Balai Keratun Telukbetung. MoU tersebut semakin mempertegas wacana pendirian Kawasan Industri Pertahanan di Tanggamus. UNHAN juga akan melaksanakan Program “UNHAN Mengajar” di SMAN 1 dan 2 Kotaagung.

Selain dengan Tanggamus, UNHAN juga menandatangani MoU dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dan PT Daya Radar Utama (DRU) Panjang.

Rektor UNHAN Mayjen TNI Yoedhi Swastanto mengatakan, UNHAN memiliki strategi pertahanan. Salah satunya yaitu Teknologi Pertahanan yang merupakan awal dari sinyal Menteri Riset dan Teknologi dalam pengembangan teknologi.

“Ada empat provinsi yang telah menjadi sasaran kerja dengan kami. Seperti Surabaya dan saat ini Lampung,” ujar Yoedhi Swastanto.

Kebijakan ini, lanjutnya, merupakan perwujudan visi dari Pemerintah Pusat yang akan menerapkan perkembangan teknologi. Dalam artian tidak hanya industri bersifat Pulau Jawa Centris, akan tetapi Indonesia Centris.

“Kami berharap pemerintah daerah banyak memberikan input agar UNHAN memiliki kemajuan yang lebih baik. Terutama ITERA, Pemkab Tanggamus, dan PT DRU,” ungkap Yoedhi Swastanto.

Menurutnya, UNHAN akan menerima dengan baik apabila pemerintah daerah, staf, dan karyawannya melakukan study banding di UNHAN. Karena cikal bakal generasi Indonesia, harus lebih di-support dalam hal pertahanan dan kecintaan tanah air.

Sementara Pelaksana Tugas Sekda Provinsi Lampung Hamartoni Ahadist mewakili Penjabat Gubernur Lampung Didik Suprayitno mengatakan, kunjungan kerja UNHAN merupakan bentuk kepedulian dalam terjalinnya kerjasama dalam empat bidang. Antara lain bidang teknologi yang semakin tumbuh dalam menuju daya saing Indonesia dan khususnya Provinsi Lampung.

“Kami mengapresiasi Kunker para mahasiswa UNHAN di Lampung. Bahkan tawaran kerja sama bidang pengetahuan, baik sisi pertahanan maupun teknologi di UNHAN, sangat kami banggakan. Kami sambut baik semua ini dan Pemprov Lampung mendukung UNHAN,” kata Hamartoni.

Empat strategi yang dimiliki UNHAN dalam menjalin kerjasama khususnya bidang teknologi, menurut Hamartoni, merupakan tantangan dalam era digital. Hal itu mesti didukung pemerintah daerah. Termasuk bidang penelitian dan pertahanan.

Penandatanganan MoU sendiri, dilakukan oleh Pj. Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin dengan Rektor UNHAN Yoedhi Swastanto, disaksikan Hamartoni Ahadis mewakili Pj. Gubernur Lampung. MoU itu merupakan wujud kesepahaman antara Pemkab Tanggamus dengan UNHAN dalam rangka Penelitian UNHAN di Kabupaten Tanggamus terkait rencana pembangunan Kawasan Industri Pertahanan. Serta sebagai pintu dimulainya pengembangan sumber daya manusia dalam bentuk ”UNHAN Mengajar” di SMAN 1 dan 2 Kotaagung. (ayp)