. . .

Lapas Kelas II B Kotaagung Sidang TPP 14 Orang Penerima PB, 24 Perbaikan Remisi, dan 2 WBP Bandel

image_print

SIDANG 40 WBP: TPP Lapas Kelas II B Kotaagung menyidang 40 WBP yang akan menerima PB, Perbaikan Remisi, serta menerima sanksi hukuman disiplin karena melanggar aturan lapas. (Foto: DOK LAPAS KELAS II KOTAAGUNG)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan Pemasyarakatan (WBP) Kelas II B Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (12/10). Pembinaan berbentuk sidang dalam rangka percepatan Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB) tersebut, diikuti 40 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan berlangsung lancar.

Kasi Peminaan Lapas Kelas II B Kotaagung, Ferdika Candra sekaligus Ketua TPP mengatakan, 40 WBP yang mengikuti sidang pembinaan, terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, sebanyak 14 WBP diusulkan untuk mendapatkan PB. Kategori kedua, 24 WBP akan disidang terkait perbaikan remisi. Dan terakhir, 2 WBP akan disidang terkait hukuman disiplin.

”Kegiatan ini adalah proses pembinaan re-integrasi sosial bagi warga binaan di Lapas Kotaagung yang telah masuk ke tahap Minimum Security. Artinya WBP yang telah memenuhi syarat substantif dan administratif sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 21 Tahun 2003,” jelas Ferdika Candra, mewakili Kepala Lapas Kelas II B Kotaagung Sohibur Rachman, A.Md.IP., S.Sos, M.H.

Adapun delapan syarat substantif yang harus terpenuhi, Ferdika menerangkan, antara lain menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas kesalahannya, menunjukkan perkembangan budi pekerti yang baik, mengikuti segala bentuk kegiatan pembinaan, berkelakuan baik selama menjalani pidana dan tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin, masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan yang bersangkutan, telah menjalani 2/3 masa pidana, daftar perubahan narapidana, dan surat jaminan dari pihak keluarga yang diketahui oleh lurah /kepala desa/kepala pekon setempat.

”Sedangkan delapan syarat administratif yang harus terpenuhi, adalah kutipan putusan hakim dan berita acara pelaksanaan putusan pengadilan, laporan litmas dari Bapas, laporan perkembangan pembinaan dari wali pemasyarakatan, surat pemberitahuan ke kejaksaan tentang pemberian PB/CB/CMB, salinan Register F mengenai hukuman disiplin, surat jaminan kesanggupan dari narapidana tidak akan melakukan pelanggaran hukum kembali, daftar perubahan atau pengurangan masa pidana, dan surat pernyataan/jaminan kesanggupan dari pihak yang akan menerima kembali WBP, yang diketahui lurah/kepala desa/kepala pekon,” papar Ferdika.

Sidang TPP juga Bahas 2 WBP Bandel Pelanggar Aturan

SELAIN membahas tentang pemberian program re-integrasi, Ferdika Candra melanjutkan, TPP juga membahas mengenai pemberian hukuman disiplin kepada WBP yang melanggar peraturan.

”Dari hasil razia dan laporan perkembangan di Bidang Pengamanan, kami akan melakukan Sidang TPP terkait Hukuman Disiplin bagi 2 WBP. Nantinya kami bahas bersama untuk memberikan hukuman yang tepat bagi pelanggar tersebut,” tegas Ferdika.

Sidang TPP akan terus dilaksanakan, agar proses pembinaan dapat berjalan dengan baik. Sehingga, WBP yang mengikuti sidang tersebut mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajibannya selama menjalani masa pidananya di dalam lapas. (rls/ayp)

error: Content is protected !!