Lampung Tengah Kini Lebih Aman dan Terang

0
443
views

 

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNGTENGAH – Memperingati hari jadi ke-71, Kabupaten Lampung Tengah terus berbenah. Pelan tapi pasti, kabupaten terluas di Lampung ini sudah menunjukan sejumlah perubahan.

Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa mengatakan meski masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, namun sudah sejumlah capaian yang telah direalisasikan.

Perubahan paling mencolok adalah dari segi keamanan. Sempat marak begal, bentrok antar suku dan konflik sosial lainnya, kini Lampung Tengah jauh lebih aman dan kondusif. Tak hanya itu, penerangan juga telah merambah seluruh kampung di Lampung Tengah.

“Alhamdulillah Lampung Tengah kini lebih aman, terang dan zero konflik sosial. Dari infrastruktur, tiap kampung telah dibangun jalan 2 km, 4 jembatan dan sejumlah pasar daerah sebagai salah satu upaya penggerak ekonomi,” ungkapnya usai memimpin apel perayaan HUT Lampung Tengah ke-71 di lapangan Merdeka Gunungsugih, Senin (19/6).

Sejumlah terobosan telah dilakukan untuk mewujudkan Lampung Tengah lebih baik. Disaat harga singkong anjlok, Mustafa membuat inovasi beras singkong yang kemudian dipasarkan di tiga perusahaan ritel besar di Indonesia.

Selain itu guna mendongkrak perekonomian masyarakat, bupati ronda ini juga mencanangkan program kampung entrepreneur creative (KECE). Disini para pemuda dilantih untuk menjadi pengusaha muda yang diharapkan bisa membangun kampungnya.

“Targetnya dari program KECe adalah melahirkan entrepeneur-entrepreneur dikalangan pemuda untuk membangun kampung. Jika kampung maju, otomatis kabupaten akan maju. Inilah target dari program KECe,” imbuhnya.

Kendati demikian, diakui Mustafa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya terkait peningkatan pelayanan aparatur sipil negara (ASN). Pasangan dari Loekman Djojosoemarto ini meminta agar ASN Lampung Tengah terus meningkatkan kinerjanya.

“ASN harus terus berbenah diri. Posisikan diri sebagai pelayan masyarakat, bukan pejabat yang ingin dilayani. Saya minta ASN bekerja sesuai target, bukan sekedar datang menggugurkan kewajiban,” tegasnya.

Disinggung mengenai target kedepan, Mustafa mengaku ingin membangun Lampung Tengah lewat kampung. Kedepan nantinya serapan anggaran akan banyak dialokasikan di kampung-kampung. Pembangunan kampung juga dimaksudkan untuk pemerataan pembangunan.

“Sekali lagi, saya percaya setiap daerah akan maju jika kampungnya maju. Karenanya jika ditanya dari mana membangun Lampung Tengah, saya akan memulainya dari kampung,” tandasnya.(*)