. . .

Lakalantas Maut di Jalinbar Pringsewu, 2 Warga Tanggamus Meninggal

image_print

Foto:IST

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Dua kendaraan roda empat terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut di Jalan Lintas Barat Kilometer 52-53 Pekon Pagelaran, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Akibat lakalantas yang terjadi Selasa (11/6) sekitar pukul 02.00 WIB itu, dua warga Kabupaten Tanggamus meninggal dunia.

Peristiwa itu dibenarkan Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri, S.Kom. Menurut dia, lakalantas tersebut terjadi antara mobil pick up Mitsubishi L300 bernomor polisi BE 8456 ZF dengan minibus Mitsubishi Pajero B 1036 BJD.

“Dua orang yang MD (meninggal dunia) adalah warga Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus. Mereka adalah Suliyono (40) yang merupakan pengemudi pick up, kemudian Asrudin (29) penumpang pick up,” jelas Dade Suhaeri, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, S.I.K., M.M.

Sedangkan pengemudi Mitsubishi Pajero, Heriwantoro (36), masih bernasib baik. Warga Desa Surabaya Udik, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur itu hanya mengalami luka lecet pada telinga sebelah kiri.

“Demikian juga dengan empat penumpang (Pajero). Mereka selamat, tidak mengalami luka. Yaitu Sulasmi (35), Bagas Saputra (15), dan dua balita berusia 2,5 tahun Cika dan Ciko,” kata kasat lantas.

Menurut keterangan saksi dan berdasarkan cek tempat kejadian perkara lakalantas, Dade Suhaeri mengatakan, peristiwa itu berawal saat pick up Mitsubishi L300 yang dikemudikan Suliyono berjalan dari arah Pringsewu menuju ke Tanggamus. Diduga dengan kecepatan tinggi, akan mendahului minibus yang belum diketahui nopolnya.

“Namun pada saat yang bersamaan datang dari arah berlawanan datang Mitsubishi Pajero yang dikemudikan Heriwantoro. Karena jarak sudah terlalu dekat, pick up tidak dapat menghindar. Maka terjadilah lakalantas tersebut,” Dade Suhaeri memaparkan.

Masih kata Kasat Lantas Polres Tanggamus, dalam kecelakan tersebut kondisi jalan beraspal baik, marka jalan tidak terputus, cuaca cerah cerah malam hari, dan arus lalu lintas dalam keadaan sepi.

“Langkah awal berupa mendatangi TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, lalu mengecek kondisi para korban di RSUD Pringsewu, dan mengamankan barang bukti kendaraan. Untuk proses lebih lanjut, sedang kami tangani,” tandas Dade Suhaeri. (ayp)

error: Content is protected !!