. . .

Kurun Waktu 1 Bulan Polres Pesawaran Ungkap 24 Kasus

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARARAN-Jajaran kepolisian Polres Pesawaran di pimpin langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi mengatak bahwa selama kurun waktu satu bulan pihak polres pesawaran berhasil ungkap kasus narkoba, curas, pencabulan dan penggelapan.

Menurut AKBP Syaiful Wahyudi pihaknya telag mengamankan  sebanyak 16 tersangka pengedar dan peguna narkoba dan 8 orang tersangka pelaku curat,curas,pencabulan dan penggelapan mobil.

“Penangkapan ke dua puluh empat tersangka ini atas keberhasilan kinerja jajaran kami selama bulan Juli,” kata  AKBP Syaiful Wahyud, saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres setempat  Selasa (31/7/2018).

AKBP Syaiful Wahyudi memjelaskan dari 16 tersangka kasus narkoba terdapat barang bukti yang berhasil diamankan yakni 138 gram narkoba jenis sabu dan 180 butir ekstasi. Sedangkan untuk barangbukti dari pelaku curat,curas dan penggelapan, polres menyita satu unit kendaraan roda empat jenis Avanza, dua unit kendaraan roda dua, senpi serta uang tunai dan handphone.

“Dari para persangka penguna barang haram ini  ada salah satu tersangka yang terpaksa kita ambil tindakan tegas yakni atas nama Paimin pelaku pencurian  dan pemberatan di wilayah hukum Kedondong karena melawan saat hendak dilakukan penangkapan,” jelas  kapolres.

Lebih lanjut Kapolres pesawaran mengatakan bahwa untuk mengantisipasi, pencegahan adanya peredaran narkoba dan tidak pidana kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Pesawaran, pihaknya terus berupaya melakukan pengaman dan pencegahan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahaya narkoba dan kejahatan lainya

“Karena peredaran narkoba di Buni Andan Jejama ini bisa dibilang sudah merata.untuk menumpasnya Ini bukan hanya tugas pihak kepolisian saja, melainkan butuh peran aktif bantuan dari masyakat khusnya di kabupaten pesawaran .Karena resiko dan keuntungan masih menang dikeuntungan, makanya untuk mengatisipasi ini butuh peran kita semua, bagaimana mencegahnya paling tidak saling mengingatkan,” pungkasnya (*/ydn).