JUMLAH penerima beasiswa Bidikmisi di perguruan tinggi akan ditambah pada 2016. Hal ini dilakukan untuk bisa memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir menuturkan, APK perguruan tinggi pada 2015 menyentuh angka 34,42 persen. APK tersebut melebihi target dari yang dicanangkan Kementerian yaitu 27 persen.

“Perlu kerja keras yang lebih lagi untuk terus meningkatkan APK. Kulitas perguruan tinggi salah satu faktor yang mempengaruhi hal ini,” ujar Nasir.

Nasir menjelaskan, target peningkatan APK tidak bisa hanya berhenti dalam upaya perbaikan kualitas perguruan tinggi. Lebih dari itu, dari sisi jumlah kesempatan belajar bagi peserta didik juga harus diperluas.

“Bidikmisi adalah salah satunya. Pada 2015 pendaftar bidikmisi sangat tinggi, artinya ada keinginan yang besar dari peserta didik untuk bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Namun memang jumlah penerima Bidikmisi masih terbatas. Karena itu jumlah inilah yang ingin kami tingkatkan di 2016 mendatang,” ujarnya.

Diketahui pada 2015 lalu 206.623 orang mendaftar program Bidikmisi. Dari jumlah tersebut, hanya 60 ribu orang yang diterima.

Meski belum menyebut angka pasti kuota tambahan bidikmisi pada tahun mendatang, namun peningkatan anggaran 2016 untuk program Bidikmisi menurut Nasir akan diajukan pada RAPBN Perubahan di awal 2016 nanti.

Peningkatan jumlah anggaran Bidikmisi, kata Nasir, diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Selain itu juga mendongkrak angka partisipasi kasar.(*)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.