. . .

Kreatifitas Wisata Tingkatkan Perekonomian

image_print

Pelatihan Wirausaha CCAI Coca-Cola Forest Session Ke-11

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG – Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) menggelar pelatihan kewirausahaan session ke-11. Pelatihan kali ini menghadirkan para penggiat wisata Lampung, yang di gelar di Taman Hutan Raya Wan Abul Rahman, Rabu (28/11).

Dosen Jurusan Biologi FMIPA Unila, Elly L. Rustiati yang memberi pengetahuan tentang wisata gajah dan pelestariannya, serta Direktur Adiatama, Adi Susanto yang yang akan berbagi pengalaman tentang pariwisata yang kreatif, khususnya di Lampung.

Elly L. Rustiati mengenalkan wisata gajah yang ada di Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur. Selain itu dirinya memberikan pengetahuan tentang apa itu gajah, bagaimana hubungan gajah dengan manusia sekitar, bagaimana mengenal sifat-sifat gajah, sampai bagaimana mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar habitat gajah bahwa hal itu juga bisa meningkatkan perekonomian.

“Kita meneliti sifat-sifat gajah, kita bimbing masyarakat bagaimana jika ada wisatawan yang datang itu akan membuat wisatawan terkesima,” ucapnya.

Kemudian ditambahkan oleh Adi Susanto, bahwa destinasi wisata di Lampung banyak dan perlu dikemas dengan baik.

Tour Guide harus pandai bicara dan mengetahui seluk beluk tempat wisata. Karena nanti kita akan menjelaskan kepada wisatawan sejarah sampai isi destinasi wisata tersebut,” jelasnya.

Lalu CA Regional Manager West Indonesia Coca-Cola Amatil Indonesia, Yayan Sopian menyampaikan bahwa membuat tempat wisata tidak selalu dengan biaya yang besar, bahkan bisa diciptakan dari hal yang biasa.

“Untuk sebuah produk parawisata itu tidak harus selalu dengan investasi yang besar, karena ini tantangannya. Bagaimana menyulap atau merubah dari asalnya desa biasa jadi desa yang luar biasa,” imbuh Yayan.

Pelatihan tersebut mendapat respon positif dari Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales Official Expansion Universitas Lampung (AIESEC OE Unila). Hal itu diungkapkan oleh Presiden AIESEC in Unila, Ratih Dinar Pratiwi yang merasakan manfaatnya untuk mengenalkan Lampung saat pertukaran mahasiswa.

“Bagaimana kita mempertahankan pariwisata kita. Bagaimana proses bisnis pariwisata di Lampung, kayak gitu. Tapi yang paling menariknya lagi tadi tentang gajahnya, gimana sih kehidupan Gajah itu di daerahmu,” ucapnya.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari beberapa pihak diantaranya dari Persatuan Sarjana Kehutanan Indonesia (Persaki) Lampung, Warkop Waw Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Trans Lampung dan hadir juga Forum Pendidik Desa Suka Negara, Karang Taruna Sukanegara, AIESEC Unila, dan masih banyak lagi. (hkw)