. . .

KPU Optimis Menang Hadapi Gugatan di MA

image_print

YAKIN MENANG: Ketua KPU Arief Budiman mengaku pihaknya optimis dalam menghadapi gugatan di MA. Ia yakin betul akan memenangkan perkara itu. Dia percaya bahwa aturan mantan napi koruptor dilarang nyaleg adalah sah. (Fedrik/Jawa Pos)

Terkait Caleg Eks Koruptor

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Perbedaan pandangan antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam menyikapi mantan napi kasus korupsi menjadi Calon Legislatif (Caleg), terus menuai sorotoan publik. Bahkan, kasus ini pun hingga dibawa ke meja Mahkamah Agung (MA) untuk dilakukan Judicial Review (JR).

Menanggapi itu, Ketua KPU Arief Budiman mengaku pihaknya optimis dalam menghadapi gugatan di MA. Ia yakin betul akan memenangkan perkara itu. Dia percaya bahwa aturan mantan napi koruptor dilarang nyaleg adalah sah.

“Pokoknya KPU sudah melakukan semuanya, Insyallah (yakin 100 persen menang gugatan di MA),” ujar Arief di Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barata,  Selasa (4/9).

Lebih lanjut, Arief juga memastikan, proses tahapan pemilu tidak akan terganggu dengan adanya judicial review di MA. Karena setiap proses pelaksaan pesta demokrasi telah memiliki pedoman dalam setiap tahapan.

“Sebenarnya tidak (ganggu tahapan pemilu), karena tiap tahapan sudah mengatur aktivitas di masing-masing tahapan. Jadi apapun putusannya, kapapun keluarnya, tentu kita masuk di tahapan itu. Kecuali putusan MA itu memerintahkan secara eksplisit KPU harus lakukan apa,” jelasnya.

Di sisi lain Arief setuju berproses di MA adalah jalan keluar terbaik menyelesaikan perbedaan ini. KPU juga menegaskan, akan tunduk pada apapun putusan MA.

“Saya pikir untuk persoalan seperti ini jalan keluarnya adalah putusan Mahkamah Agung terkait judicial review itu. Saya berharap semua menghormatinya. Apakah PKPU dinyatakan sesuai dengan UU dan tidak sesuai,” imbuh Arief.

“Tapi kalau dinyatakan tidak sesuai, ya KPU akan ikuti apa yang diatur dalam UU. Namun kalau sesuai UU, maka apa yang dilakukan KPU sekarang itu yang kita ikuti,” pungkasnya. (aim/JPC/jpg/tnn)

Caption