. . .

KPKNL Metro: Aset Negara Harus Utuh jika Masuk Lelang

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Metro menyatakan barang yang akan dilelang harus utuh. Kantor KPKNL Kota Metro sendiri melayani permohonan lelang dari tujuh kabupaten satu kota di Lampung.

Peserta lelang merupakan penyelenggara pemerintahan ataupun pribadi. Sedangkan barang yang akan dilelang harus utuh dan jumlahnya sama sejak awal pengadaan jika berasal dari penyelenggara pemerintah.

Menurut Novran pelaksana bagian lelang KPKNL Kota Metro, penyelenggara pemerintah kabupaten/kota harus melaporkan aset yang dibeli melalui APBN. Kemudian aset tersebut wajib dilelang dengan prosedur yang berlaku.

Aset yang dilelang tidak melihat besaran harganya. “Meskipun harganya hanya seratus ribu, kalau pengadaanya dari APBN harus dilelang, jadi nilai itu tidak bisa dikecualikan.” ujar Novran.

Lanjut dia, barang yang masuk lelang kemudian dichek kelengkapanya. “Barang kita chek dulu, kalau awalnya ada sepuluh harus ada sepuluh. Kalaupun ada yang patah, patahanya mana? Harus lengkap, jadi kita tidak sembarangan dalam melakukan proses lelang,” imbuhnya.

“Jadi setiap mereka membeli barang harus melaporkan ke kami. Kemudian hasil lelang kita setorkan ke kas negara sebagai penadapatan negara bukan sektor pajak,” imbuhnya. Menurutnya untuk awal tahun 2018 belum ada lelang yang terjadwal. “Untuk sekarang belum ada, kalau sudah ada permohonan, baru kami adakan lelang melalui online,” pungkasnya. (tnn/hkw)