Korban Pengganda Uang Sekarang Bertambah Jadi Tiga Orang

0
420
views

translampung.com – Fakta menarik terungkap dari Yusuf (54). Tersangka penipuan dengan modus bisa menggandakan itu memberi syarat agar uang bisa digandakan adalah korbannya harus bersedia disetubuhi. Tidak hanya itu korbannya juga banyak, sudah ada tiga orang yang melapor.

Kapolsek Terbanggibesar Kompol Nelson F. Manik mewakili Kapolres Lamteng AKBP Dono Sembodo mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan warga bahwa di Kelurahan Yukumjaya telah terjadi penipuan dengan modus menggandakan uang.

“Syaratnya menyiapkan minyak wangi, daun sirih, dan kain putih. Syarat lainnya, korban harus bisa disetubuhi,” katanya, Senin (11/4).  Baca lebih lanjut : Modus Gandakan Uang Warga Serang Ditangkap di Jalan 12, Terbanggibesar Lamteng

Setelah menerima laporan, kata Nelson, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Kami berhasil meringkus tersangka Yusuf di jalan setelah meninggalkan rumah korbannya. Tujuan tersangka mau ke Bandarlampung,” katanya.

Mantan Kapolsekta Panjang ini melanjutkan, aksi tersangka terbongkar setelah korban curiga karena isi kardus tetap daun sirih dan bukan uang yang diharapkan.

“Gerak-gerik tersangka terbongkar setelah meninggalkan korban di kamarnya. Namun, isi kardus itu tidak berupa uang dan masih tetap daun sirih. Korban pun melaporkan hal ini ke polisi,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Nelson, tersangka memperdaya korbannya seolah-olah mempunyai kemampuan mengubah daun sirih menjadi uang seratus ribuan.

“Rata-rata korbannya wanita. Sudah ada tiga korban. Jaringan tersangka ini tidak hanya beraksi di Lamteng. Namun, juga di Kota Metro dan Lampung Timur. Kita terus mengembangkan kasus ini,” ungkapnya.

Sayangnya, tersangka Yusuf enggan berkomentar saat dimintai keterangan wartawan,

Sebelumnya diberitakan, Polsek Terbanggibesar membekuk Yusuf, warga Kampung Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Serang, Banten. Dia diamankan karena telah menipu dengan modus dapat menggandakan uang. Yusuf ditangkap pada Sabtu (9/4) sekitar pukul 22.30 WIB di Jl. 12, Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar.

Salah satu korbannya adalah SM (43). Honorer yang tinggal di Jl. 12 Dusun II Setiamarga, Kampung Terbanggibesar, ini tergiur rayuan tersangka yang berpura-pura akan membantu korban melunasi utang-utangnya dengan cara menggandakan uang.

Syaratnya, tersangka meminta uang kepada korban Rp5 juta namun diberi Rp2,5 juta. Kemudian pelaku melakukan ritual penggandaan uang dengan menggunakan satu dus kecil daun sirih, dua helai kain putih, dan minyak wangi. Namun, ternyata ritualnya tidak berhasil sehingga korban melaporkan hal ini ke Polsek Terbanggibesar. (sya/tnn)

LEAVE A REPLY