. . .

Konsep EO Kegiatan LSF 2018 Tuai Kritikan dari Satker

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Pelaksanaan kegiatan Lampung Selatan Fair (LSF) 2018 sudah berjalan, namun persiapan acara tersebut masih belum rampung sepenuhnya.

Hal itu terungkap dalam rapat pembahasan memantapan LSF 2018 yang digelar di Aula PKK Kalianda, dimana terpantau jajaran di OPD masih kebingungan dengan pembagian stand, panggung, jadual penampilan pembukaan dan penyediaan lahan parkir termasuk dengan kegiatan lomba yang masuk dalam acara pameran yang akan digelar mulai tanggal 30 Juli-12 Agustus mendatang.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Mulyadi Saleh selaku pimpinan rapat bahkan sempat mempertanyakan atas penjelasan Event Organizer (EO) yakni Grand Moderen dari PT Genesia, yang secara berulang kali melontarkan pernyataan waktu pelaksanaan yang sempit.

“Tadi saya catat sudah empat kali anda (Sukaryadi pihak EO Grand Moderen-red) mengatakan waktu sempit-waktu sempit ini. Makanya kita gelar rapat disini agar pelaksanaan ini dapat lebih baik dari sebelumnya,” kata Mulyadi dalam rapat, Rabu (25/7).

Selain itu ia menekan kepada pihak EO untuk menyampaikan laporan hasil rapat pemantapan penyelenggaran LFS 2018 tersebut ke bupati Zainudin Hasan secara terperinci acara pelaksanaan LSF, supaya tidak menimbulkan pertanyaan lagi seperti yang terjadi dalam rapat pemantapan ini.

“Penjelasan disini kurang gambalang, makanya saya tekankan dalam penyampaian kepada pak bupati dapat lebih mendetail,” tegas Mulyadi.

Sementara itu, Kadis Perdagangan dan Industri Lampung Selatan Qorilnilwan menyatakan, anggaran untuk acara pelaksanaan Lampung Selatan Fair menembus angka Rp778 juta.

“Anggaranya LSF sebesar Rp 778juta, namun itu belum dipotong pajak,” kata dia.

Terpisah, EO pelaksanaan LSF 2018 Sukaryadi mengatakan, adanya beberapa perubahan stan dikarenakan menyesuaikan dengan protokoler Pemkab dan juga kegiatan Harganas.

“Semuanya sudah clear kok, tadi sudah dibahas semua,” pungkasnya.(jhn)