Komisi II Panggil Seluruh Perusahaan Swasta

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Komisi IV DPRD Bandarlampung mengagendakan untuk memanggil seluruh perusahaan swasta yang ada di Bandarlampung. Tujuannya untuk mengetahui realisasi Undang-Undang No 24 Tahun 2011 Pasal 15 ayat (2).

Peraturan tersebut menyatakan setiap perusahaan diwajibkan untuk mendaftarkan seluruh karyawannya menjadi peserta BPJS Kesehatan, tanpa terkecuali.

Anggota komisi IV DPRD Bandarlampung Imam Santoso mengatakan pihaknya sudah mulai melakukan rapat dengar pendapat sejak Februari lalu. Diantara supermarket dan hotel.

“Kami hanya ingin tau apakah peraturan tersebut benar-benar dilaksanakan oleh perusahaan. Sampai saat ini masih terus berjalan, karena jumlah banyak sekali,” ujarnya.

Pihaknya telah mejadwalkan rapat dengar pendapat untuk beberapa hotel di Lampung pukul 10.00 Wib. Namun karena hanya satu perusahaan yang datang, maka rapay diundur pekan depan.

“Ya kami sudah undang beberapa hotel, tapi yang datang hanya dari Hotel Grand Praba saja. Jadi kami undur pekan depan,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihaknya telah memanggil beberapa supermarket. Diantaranya, Matahari, Robinson dan Chandra. Hasilnya untuk karyawan supermarket Matahari dan Robinson sudah terdaftar.

“Kalau untuk karyawan Chandra ternyata masih sekitar 80 persen yang terdaftar,” ungkapnnya.

Namun, lanjutnya, sisanya masih dalam proses pengajuan berkas untuk pembuatan BPJS. Alasan lainnya karena dalam sekali pengajuan berkas tidak bisa langsung sekaligus banyak.

“Alasan mereka karena mereka juga kesulitan dalam memproses berkas BPJS. Tidak bisa langsung banyak. Satu hari itu paling hanya disetujui tiga aplikasi saja,” tuturnya.

Karenanya, setelah seluruh perusahan dipanggil, pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan BPJS. Terkait kendala perusahaan dalam pembuatan BPJS.

“Selain itu karena masih banyak juga yang mengadukan ke kami penggunaan BPJS yang masih ribet. Masyarakat juga masih awan dengan kebijakan-kebijakan BPJS. Nampaknya memang upaya sosialisasi mereka yang masih kurang,” pungkasnya.(tnn)

News Reporter