. . .

Kloter 49 Tiba 19 September, Kloter 57 Belum Pasti

image_print

Kedatangan Jemaah Haji Asal Kabupaten Tanggamus

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Jemaah haji Kelompok Terbang 49 asal Kabupaten Tanggamus, tiba 19 September mendatang. Sedangkan untuk Kloter 57 belum pasti jadwal kedatangannya. Namun informasinya tiba 24 September.

Jadwal kedatangan itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Tanggamus Murdi Amin. Untuk Kloter 49, kata dia, pada 19 September sudah tiba di Indonesia. Tepatnya di Bandar Udara Soekarno Hatta.

“Berarti dari Arab sebelum tanggal itu. Setelah dari Bandara Soe-Ta, nanti langsung diterbangkan ke Lampung,” ujar Murdi Amin, Jumat (14/9).

Jemaah haji asal Kabupaten Tanggamus totalnya ada 277 orang. Terdiri dari 117 pria dan 160 wanita. Mereka terbagi dua kloter, yaitu Kloter 49 dan Kloter 57. Untuk Kloter 49 tergabung dengan rombongan dari Kota Metro dan Kota Bandarlampung.

Sedangkan Kloter 57 tergabung dengan rombongan dari Kabupaten Way Kanan, Lampung Barat, Lampung Utara, Kota Metro, Tulangbawang, Pringsewu, Pesisir Barat, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.

Lantas untuk jemaah haji termuda Tanggamus atas nama Muhammad Arif Hidayat Suratno, dari Blok 33 Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting yang berumur 24 tahun. Untuk jemaah calon jemaah haji tertua berumur 87 tahun, atas nama Jaini Karya Dikromo, warga Blok 30 Pekon Gisting.

Sedangkan petugas Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) ada dua orang, yaitu Komandan Kodim 0424 Tanggamus Letkol (Arh) Anang Hasto Utomo dan Asisten I  Bupati Tanggamus, Paksi Marga.

“Setibanya di Lampung, para jemaah haji akan disambut perwakilan Pemkab dan Kemenag Tanggamus di Asrama Haji Rajabasa, Bandarlampung. Kemudian langsung diantarkan ke Tanggamus,” kata Murdi Amin.

Lalu mereka langsung diantarkan ke Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masing-masing. Nanti pihak keluarga menjemput mereka sesuai KBIH-nya. Maka di Tanggamus tidak ada acara penyambutan. Sebab itu sudah dilakukan di Asrama Haji Bandarlampung.

“Sampai saat ini kondisi para jemaah haji dalam kondisi baik. Untuk jemaah yang meninggal sampai saat ini satu orang, yakni M. Daswan beberapa waktu lalu,” ujar Murdi Amin.

Sedangkan aktivitas para jemaah sembari menunggu waktu pulang, yaitu melakukan ibadah-ibadah sunah. Ada juga yang berwisata riligi (ziarah). Ada yang belanja oleh-oleh dan aktivitas lainnya. Sebab seluruh kegiatan ibadah wajib, sudah dilaksanakan. (ayp/hkw)