Klasika Malam ini Adakan Dialog dan Do’a Lintas Iman Dengan Tema Duka Mereka Duka Kita Semua 

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Kelompok Studi Kader (KLASIKA) akan mengadakan Dialog dan Do’a Lintas Iman untuk menyikapi adanya rentetan terjadi teror yang mengatasnamakan agama yang dilakukan pihak-pihak tak bertanggung jawab yang sedang terjadi saat ini.

Menurut penaggungg jawab Klasika Een Riansah bahwa rentetan terjadinya  peristiwa peledakan tiga gereja di kota Surabaya pada senin 14 Mei lalu, kemudian ledakan terjadi kembali di sebuah rusunawa lalu disusul dengan pengeboman di Mapolresta Surabaya keesokan harinya.

“Peristiwa-peristiwa tersebut jelas membuat masyarakat panik dan mengakibatkan distabilitas sosial. Ada yang menganggap kejadian ini hanya bagian dari pengalihan isu, ada juga yang menggunakannya untuk menyerang lawan politik.”kata Een selasa (15/5/2018).

Dan ada juga yang menganggapnya hal ini merupakan sebagai sebuah tindakan yang tidak manusiawi ada juga yang menganggap ini sebagai jihad. Jika hal seperti terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan akan timbul konflik antar golongan.

“Nah ,untuk itu Kelompok Studi Kader (KLASIKA) akan mengadakan “Dialog dan Do’a Lintas Iman “Kegiatan ini bertujuan untuk tetap menjaga ketentraman antar golongan masyarakat,”jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa mengingat Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam suku dan agama.Penyelenggaraan dialog dan doa lintas iman ini juga sebagai respon atas peristiwa-peristiwa teror yang terjadi belakangan.

“Kegiatan ini mengangkat tema “Duka Mereka, Duka Kita Semua”. Klasika ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut merasakan duka sekaligus berdo’a atas peristiwa terorisme yang terjadi di surabaya.Dalam agenda ini KLASIKA mengundang tokoh-tokoh lintas agama di Bandarlampung sebagai narasumber dan agenda ini akan diselenggarakan di gereja katedral kristus raja Bandar pada selasa malam, pukul 19.00 wib ini.”ucapnya.

Ditengah kecemasan masyarakat atas teror-teror belakangan,imbuhnya dialog dan do’a lintas agama ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar golongan masyarakat.

“Ya,semoga dengan diselenggarakannya acara ini masyarakat tidak lagi merasa takut dengan teror mengatasnamakan apapun.”tegasnya.

Sementara itu Yohanes kurniawan Jati yang merupakan sebagai pastur pendampingan bidang OKP kepemudaan katolik mengatakan bahwa kegiatan yang akan di selenggarakan ini pihaknya menyambut baik gagasan ini karna dengan adanya peristiwa yang terjadi seperti di Surabaya buakan hanya di gerja melainkan di kantor poltabes Surabaya sangat menggangu kenyamanan bagi dalam banyak hal terutama kehidupan peribadatan.

“Dengan adanya forom dialog yang akan diadakan nanti ,kami berharap semua kaum muda lintas agama lapis bawah  dapat menghadirinya karna dengan adanya pemuda ikut prihatin atas peristiwa yang terjadi selama ini lalu mereka ikut memikirkan bangsa ini maka efeknya kedepanya akan teruai,sehingga para pemuda ini natinya akan meyampaikan kepada masyarakat secara luas dengan apa yang di dapat setelah mengikuti acara dialogni ,”pungkasnya (ydn)

News Reporter