. . .

KKN Kebangsaan Kemenristekdikti Resmi Ditutup

image_print

Foto Humas Kota Bandarlampung

PELEPASAN: Farewell Dinner atau pelepasan 641 mahasiswa dari 55 Perguruan Tinggi Se-Indonesia oleh Panitia KKN Kebangsaan di Rumah Dinas Walikota Bandarlampung.

Walikota Herman: Kita Satu, Jangan Terpecah Belah dan Diadu Domba

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan yang dilaksanakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) yang digelar di tiga Kabupaten di Provinsi Lampung, telah ditutup pada Sabtu (25/8) malam di rumah dinas Walikota Bandarlampung, Jalan Gatot Subroto.

KKN yang berlangsung selama satu bulan di Kabupaten Lampung Timur, Tulang Bawang Barat dan Tanggamus tersebut, diikuti oleh 55 perguruan tinggi seluruh Indonesia dan 642 orang mahasiwa tersebar di tiga kabupaten yang ada di Provinsi Lampung.

Pada acara penutupan tersebut dihadiri seluruh mahasiwa dari 55 perguruan tinggi dan juga para delegasi di setiap perguruan tinggi, ditutup langsung oleh Direktur Belmawa Kemenristek Dikti Didin Wahidin.

Serta di hadiri Walikota Bandarlampung Herman HN, Rektor Unila Prof.Dr.Ir. Hasriadi Mat Akin, Sekretaris Exsecutiv BKS PTN Barat ES. Halim, serta tamu undangan lainnya, dengan di sajikan hiburan lagu-lagu Lampung, Tarian Khas Lampung dan lainnya.

Sri Waluyo ketua pelaksana KKN Kebangsaan meneragkan bahwa KKN Kebangsaan ini telah berlangsung selama satu bulan, yang diikuti 55 perguruan tinggi dan  642 mahasiswa di Lampung Timur, Tulang Bawang Barat dan Tanggamus.

“Malam ini (Sabtu,Red) merupakan malam terakhir dari serangkaian KKN Kebangsaan selama satu bulan ini, dan semuannya berjalan lancar semua mahasiswa yang ikut dalam keadaan sehat,” ujarnya saat menyampaikan laporan ketua panitia.

Ia pun melaporkam, bahwa pada Jumat malam pihaknya telah melakukan rapat evaluasi, dimana hasilnya telah menetapkan tiga wilayah menjadi kandidat KKN Kebangsaam berikutnya.

“Yaitu Maroke, Ternate dan Madura,” ujarnya.

Kemudian Walikota Bandarlampung Herman HN dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia, penyelenggara dan lainnya, telah mengadakan acara KKN Kebangsaan di Provinsi Lampung.

“Dimana Kota Bandarlampung ini merupakan ibu kota dari Provinsi Lampung, jika selama di Bandarlampung sempat mengalami kemacetan mohon dimaklumi,” ujarnya.

Perlu disampaikan bahwa di Kota Bansarlampung ada sekitar 15 hotel berbintang 5 sampai 3 dengan kapasitas  8500 kamar, sehingga tamu-tamu dari luar Bandarlampung dapat tertampung.”Jadi di Kota Bandarlampung ini ada sekitar 1,2 juta jiwa,” ujarnya.

Ia berpesan kepada para mahasiswa yang telah melakukan KKN Kebangsaan, agar selalu kompak dan bersatu sebagai calon pimpinan masa depan, untuk tidak terpecah belah, terkotak-kota oleh organisasi dan lainnya.

“Karena kita ini merupakan Indonesia, kita satu, jangan mudah terpecah belah dan diadu domba oleh oknum-oknum yang dapat memecah bangsa, apa lagi ini menjelang pemilihan presiden, jangan mau untuk dimanfaatkan,” terangnya.

Sedangkan Direktur Belmawa Kemenristek Dikti Didin Wahidin mengatakan, KKN Kebangsaan ini diadakan untuk memperkuat mental anak bangsa agar lebih cinta kepada tanah airnya.

“Maka dari itu mahasiwa/i ini kita adakan KKN Kebangaaan ini untuk melihat kultur-kultur yang ada didaerah dan permasalahan-permasalahn, guna mencari solusi dan pemecahannya,” ujarnya.

Ia pun berencana kedeoannya akan mengadakan KKN lainnya, seperti KKN Perbatasan untuk meningkatkan rasa cinta Mahasiswa kepada NKRI.

“Kedeoannya akan kita rumuskan lagi berbagai kegiatan KKN seperti ini,” ucapnya. (jef/hkw)